Kader Muhammadiyah Dikukuhkan Sebagai Profesor; Mengkaji Pemisahan, Merger, Akusisi, dan Konversi Industri Perbankan Syariah

Rabu, 16 Desember 2020 | 21:30 WIB Last Updated 2020-12-16T20:23:54Z


Kabarpendidikan.id
Profesor M. Nur Rianto Al Arif, SE., M.Si  patut berbangga. Hari ini ia resmi dikukuhkan menjadi Guru Besar Bidang Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di Audiotorium Prof. Dr. Harun Nasution. Rabu (16/12/2020).

 

Turut hadir dalam pengukukan guru  besar Ketua dan Sekretaris dan para Anggota Senat, Guru besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rektor dan Para Wakil Rektor, Para Dekan dan Direktur serta jajarannya, Para Ketua dan Sekretaris Lembaga, Kepala UPT, Para Wakil Dekan dan Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Para Ketua dan Sekretaris Program Studi, Para Kepala biro, para Kabag, para Kasubag, dan seluruh sivitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Turut hadir Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed selaku Sekretaris Umum PP. Muhammadiyah dan Cak Nanto selaku Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah.

 

Dalam pidatonya ia menuturkan Pemisahan, Merger, Akusisi, dan Konversi: Kebijakan Alternatif Terbaik Bagi Industri Perbankan Syariah. Ia menambahkan beberapa alternatif strategi yang dapat dipilih oleh regulator dan industri perbankan syariah di Indonesia. Dalam Pidatonya ia menjelaskan empat alternatif, pandangan pertama ialah kelompok yang menyatakan bahwa kebijakan pemisahan akan berdampak positif terhadap kinerja bank syariah.

 

Strategi kedua dan ketiga yang dapat dilakukan yaitu merger dan akuisisi. Alternatif kedua  menitik beratkan pada kebijakan pemisahan tidak memiliki dampak terhadap kinerja bank syariah. Alternatif strategi keempat yang dapat dilakukan oleh konversi bank umum konvensional menjadi bank umum syariah.

 

“Saat ini topik tentang merger tiga bank syariah anak bank BUMN, Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan dan bank BRI Syariah, seiring dengan kebijakan Menteri BUMN yang akan  menggabung tiga bank tersebut.” Ungkap Pria kelahiran Pekan Baru ini. 

 

Ia menambahkan sebelum kebijakan ini sudah ada kebijakan sebelumnya yang telah dilakukan oleh regulator yaitu pemisahan (spin-off) dari unit usaha syariah bank umum konvensional dan konversi bank umum konvensional menjadi bank umum syariah.

 

Sebagai bagian akhir dari pidato pengukuhan ini, Arif yang selalu aktif di Pemuda Muhammadiyah dan Persyarikatan Muhammadiyah memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas pencapaian ini. Arif menjelaskan bahwa pencapaian ini tentu dapat tercapai berkat atas uluran tangan dan doa dari kedua orang tua.

 

“Saya yang senantiasa selalu mendoakan sehingga keinginan putera dan menantunya untuk menjadi seorang Profesor di usia sebelum 40 tahun dapat menjadi kenyataan pada usia 38 tahun 5 bulan. Ucapan terima kasih yang teristimewa juga saya persembahkan khusus kepada istri saya tercinta (Dzuriyatul Awaliyah, SE--Red) dan kedua anak saya (Agif & Anif-Red), yang telah penuh pengertian dan keikhlasan mendampingi dan selalu mendukung dalam karir sebagai dosen ini.” Ungkap selaku Wakil Dekan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

 

Prof. Dr. Amilin, SE., AK.M.Si Dekan FEB UIN, selaku Dekan FEB  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengucapkan selamat kepada Bapak M. Nur Rianto Al Arif sebagai Guru Besar Bidang Ekonomi Islam pada Fakutas Ekonomi dan Bisnis. Saya berharap dan berdoa buat beliau semoga menjadi orang yang sukses dan bisa membawa UIN jakarta menjadi sebuah kamus yang besar (World Class University).

 

Sama halnya ucapan dari Ahmad Tholabi Kharlie, Dr., S.Ag, S.H., M.H., M.A selaku Dekan FSH UIN Syarif Hidayatullah jakarta menurutnya saya mengenal sebagai sosok muda yang ulet dan memiliki dedikasi yang tinggi ketika memegang jurnal Al Iqtishod sampai meraih akreditasi Kemeristek Dikti, “Etos inilah yang menghantarkan beliau menjadi guru besar dalam bidang ilmu Ekonomi Syariah.” Ucapnya dalam video berdurasi pendek.

 

Ucapan juga dari Dr. M. Arief Mufraini, Lc, M.Si selaku Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Periode 20014-2019. Beliau mengucapkan selamat atas pencapaian tertinggi dibidang akademik kepada M Nur Rianto Al Arif dan terus berkarya dalam rangka mengembangkan ekonomi Islam. Hal ini senada dengan ucapan dari Dr. Sutan Emir Hidayat sebagai Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah (KNEKS).

 

Ucapan terakhir dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang merasa bangga atas keberhasilan Profer Arif menjadi Guru Besar dalam usia yang relatif muda. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kader Muhammadiyah Dikukuhkan Sebagai Profesor; Mengkaji Pemisahan, Merger, Akusisi, dan Konversi Industri Perbankan Syariah

Trending Now

Iklan

iklan