KabarPendidikan.id - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, berharap revitalisasi sarana dan prasarana sekolah dapat mendukung terwujudnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta berkualitas bagi para siswa.
Pernyataan tersebut disampaikan Asep ketika mengunjungi SD
Negeri Bojongsari 04, Kecamatan Kedungwaringin, dalam kegiatan Open House
sekolah yang telah direvitalisasi.
Pada kunjungan itu, Asep melihat secara langsung hasil
revitalisasi dan berdiskusi dengan para guru serta warga sekolah. Ia mengimbau
seluruh warga sekolah untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun
melalui program revitalisasi agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk
menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Fasilitas hasil revitalisasi sekolah ini mohon dijaga
dengan baik oleh guru, wali kelas, dan murid. Ini adalah sekolah kebanggaan
kita,” tutur Asep.
Ia menilai, pembangunan sarana pendidikan memiliki peran
penting dalam menghadirkan lingkungan sekolah yang kondusif bagi proses
pembelajaran. Oleh sebab itu, pemeliharaan hasil pembangunan tidak hanya
menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh warga sekolah.
Asep turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden
Republik Indonesia atas perhatian dan dukungannya terhadap peningkatan sarana
dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bekasi melalui program revitalisasi
sekolah.
Ia menjelaskan, pada 2025 sebanyak 35 sekolah memperoleh
bantuan revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp20,819 miliar. Sementara itu,
pada 2026 terdapat 21 sekolah yang menerima bantuan serupa dengan anggaran
sekitar Rp20,819 miliar, dengan sembilan sekolah di antaranya telah
menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) senilai sekitar Rp9,5 miliar.
Pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP), sebanyak 18
sekolah menerima bantuan revitalisasi pada 2025 dengan nilai sekitar Rp16,24
miliar. Adapun pada 2026, bantuan tersebut diberikan kepada 20 sekolah dengan
total anggaran sekitar Rp18,277 miliar.
“Secara keseluruhan, nilainya mencapai sekitar Rp64,8
miliar. Saya selaku Plt. Bupati Bekasi, bersama masyarakat Kabupaten Bekasi dan
jajaran jurnalistik pendidikan, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden
Republik Indonesia atas perhatian yang diberikan terhadap pendidikan di
Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Asep berharap program revitalisasi tidak sekadar
menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan mutu
pembelajaran serta memotivasi siswa agar semakin bersemangat dalam menuntut
ilmu.
Menurutnya, sekolah menjadi tempat penting bagi anak-anak
untuk belajar, tumbuh, dan mengembangkan potensi diri. Oleh karena itu,
terciptanya lingkungan sekolah yang baik harus disertai kedisiplinan,
kepedulian, dan komitmen dari seluruh warga sekolah.
“Semoga kegiatan belajar mengajar ke depannya juga dapat
berjalan dengan baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam
Faturochman, menyampaikan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan
yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung terwujudnya budaya sekolah
yang aman dan nyaman.
Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk memelihara fasilitas
hasil revitalisasi agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam menunjang
kegiatan pembelajaran.
“Mohon bangunan ini dijaga dan dirawat dengan baik oleh para
guru dan siswa agar pembelajaran dapat berlangsung secara optimal,” kata Imam.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Bojongsari 04, Amih
Suarsih, mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan langsung Plt. Bupati Bekasi
dalam kegiatan Open House tersebut. Ia menilai, kunjungan ini menjadi momentum
bagi pihak sekolah untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan berbagai kebutuhan
guna meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam hal penyediaan sarana
dan prasarana.
Dalam kegiatan Open House tersebut, ia menjelaskan bahwa
terdapat tiga ruang kelas baru yang dibangun oleh pemerintah pusat. Selain itu,
pihak sekolah juga menyampaikan kebutuhan fasilitas penunjang aktivitas siswa,
seperti lapangan dan panggung seni.
“Harapannya, berbagai hal yang telah kami sampaikan kepada
Pak Plt. Bupati tadi dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan pada tahun
depan,” pungkasnya.