Berkurangnya jumlah peserta didik kini menjadi salah satu persoalan yang berdampak pada keberlangsungan sejumlah sekolah di Hong Kong. Fenomena tersebut tidak terlepas dari rendahnya angka kelahiran pada beberapa tahun sebelumnya, yang kini mulai terlihat dampaknya ketika kelompok usia tersebut memasuki jenjang pendidikan taman kanak-kanak.
Pada 2022, jumlah kelahiran di Hong Kong tercatat sekitar 32.500 bayi, yang termasuk salah satu angka terendah dalam catatan kelahiran wilayah tersebut. Anak-anak yang lahir pada periode itu kemudian mulai memasuki pendidikan prasekolah pada tahun ajaran 2025.
Penurunan jumlah peserta didik mulai berdampak langsung terhadap keberlangsungan sejumlah lembaga pendidikan. Salah satunya Kentville Kindergarten, sekolah swasta yang cukup dikenal di kawasan Kowloon Tong.
Sekolah tersebut akhirnya memutuskan untuk menghentikan operasionalnya. Pihak pengelola menyebut sejumlah kondisi yang turut memengaruhi keputusan tersebut, di antaranya rendahnya angka kelahiran, meningkatnya emigrasi keluarga muda, serta sejumlah tenaga pendidik dan staf yang memasuki masa pensiun.