KabarPendidikan.id - Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, dimeriahkan dengan Karnaval Kemerdekaan. Karnaval yang digelar di depan Kantor Kecamatan Bandar tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga memenuhi kawasan sekitar lokasi untuk menyaksikan berbagai kreativitas peserta, termasuk rangkaian kendaraan hias.
Plt Camat Bandar Riski Bayu Ajie mengatakan, kegiatan
karnaval dapat terlaksana dengan baik karena kondisi wilayah yang tetap
kondusif. Alhamdulillah. Kuncinya adalah ketika kondusivitas wilayah terjaga,
maka kegiatan positif apa pun, termasuk karnaval, pasti akan tetap terus
berjalan.
“Menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah menjadi perhatian
bersama, termasuk melalui koordinasi dengan jajaran kepolisian dan TNI.
Kecamatan Bandar saat ini mendapat perhatian melalui berbagai intervensi
kebijakan Pemerintah Kabupaten Batang, baik di bidang infrastruktur maupun
pariwisata,” katanya saat ditemui di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang,
Selasa (18/8/2026).
Bayu menyebut Karnaval Kemerdekaan tahun ini diikuti lebih
dari 20 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat. 20-an lebih, mulai
dari pelajar, guru, hingga masyarakat umum turut memeriahkan jadi peserta
karnaval. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81
Kemerdekaan RI yang telah berlangsung hampir sepekan.
“Antusiasme peserta, bahkan cukup tinggi. Panitia sempat
menghadapi keterbatasan karena banyak peserta yang ingin tampil dalam karnaval.
Beberapa peserta terpaksa memang tidak dilibatkan untuk kegiatan, karena memang
untuk event tahun ini luar biasanya semua peserta menghendaki tampil,”
jelasnya.
Karnaval tahun ini, sekaligus membawa semangat untuk
memperkuat posisi Bandar sebagai kawasan pendidikan dan pariwisata di Kabupaten
Batang. Bagaimana Bandar eksis untuk tetap mendukung sebagai kota pendidikan
serta bagaimana Bandar menjadi pusat pariwisata di Kabupaten Batang.
Bayu juga menegaskan, Kecamatan Bandar akan terus
mempertahankan identitasnya sebagai kawasan pendidikan sekaligus mendorong
pengembangan sektor pariwisata. Sejumlah pembangunan mulai diarahkan untuk
mendukung kedua sektor tersebut. Salah satunya melalui pengembangan kawasan
alun-alun menjadi Bandar Edupark dan pembangunan Bandar Ecopark berupa kolam
renang.
“Tidak lama lagi kucuran dana besar akan dikucurkan oleh
Pemerintah Kabupaten Batang untuk pembangunan pariwisata di Wisata Tombo,”
ungkapnya.
Ia berharap, berbagai program tersebut dapat semakin
memperkuat daya tarik Kecamatan Bandar sekaligus memberikan dampak terhadap
masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengajak
masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, kerukunan, dan kebersamaan di tengah
keberagaman. Jaga kedamaian, jaga kerukunan, jaga kebersamaan. Jangan sampai
ada perbedaan menjadi kerusuhan.
“Perbedaan seharusnya menjadi kekuatan yang memperkaya
pengetahuan, budaya, estetika, dan etika masyarakat. Masyarakat agar tidak
melupakan sejarah perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan
kemerdekaan. Jangan pernah meninggalkan Sejarah (Jasmerah),” tegasnya.
Ia juga mengatakan, perjuangan generasi saat ini berbeda
dengan perjuangan para pendahulu. Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan
mengorbankan darah, jiwa, harta, hingga nyawa, maka generasi saat ini memiliki
tanggung jawab untuk merawat hasil perjuangan tersebut.
“Yang sekarang kita nikmati bersama nikmatnya perjuangan
dari pendahulu kita. Maka kita rawat bersama, kita jaga Bersama. Negara ini
harus semakin baik, Bandar harus semakin baik,” pungkasnya.
Suyono berharap, pembangunan yang telah berjalan di
Kecamatan Bandar dapat terus dijaga dan dikembangkan secara bersama-sama.