KabarPendidikan.id - Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Univesitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melakukan kunjungan di Komunitas Muslim Indonesia di Masjid Istiqlal Osaka, Jepang dalam rangka menyambut HUT RI ke-81, Jumat (15/8).
Kegiatan ini merupakan bentuk respon atas dinamika unik yang
dihadapi oleh para diaspora mulai dari pekerja hingga keluarga yang telah
menetap di berbagai prefektur. Tinggal jauh dari tanah air terkadang memicu
kerinduan kultural, yang jika tidak diisi dengan narasi kebangsaan yang tepat,
rentan tergerus oleh arus globalisasi negara baru yang ditempati.
Merina selaku Dosen Sejarah FKIP Uhamka menyampaikan bahwa tim
menggunakan media bendera merah putih dengan berbagai ukuran untuk mengingat
dan memperkuat jiwa nasionalisme diaspora pendekatan edukatif dan kultural,
warna merah dan putih pada bendera negara memiliki filosofi mendalam tentang
keberanian menjaga kehormatan bangsa dan kesucian niat dalam membangun
peradaban, yang selaras dengan nilai-nilai akhlakul karimah.
"Bendera Merah Putih di tanah rantau bukan sekadar
selembar kain penanda identitas, melainkan jangkar spiritual dan emosional yang
mengingatkan kita bahwa di mana pun kaki berpijak, cinta kepada tanah air dan
nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin." Ujar merina
Melani salah satu perwakilan komunitas muslim indonesia
jepang menyambut antusias dalam kunjungan ini. Menurut mereka, kehadiran tim
dosen pendidikan sejarah FKIP Uhamka yang membawakan wawasan kebangsaan
memberikan angin segar sekaligus pengingat penting bagi orang tua, generasi
muda dan anak-anak diaspora agar tidak melupakan tanah leluhur mereka.
"Kehadiran tim dosen pendidikan sejarah FKIP UHAMKA
dengan media bendera Merah Putih di Jepang ini memberikan energi dan kerinduan
tersendiri; hal ini menyadarkan kami bahwa di tengah kesibukan hidup di negeri
orang, identitas keindonesiaan kami
adalah satu kesatuan utuh yang harus terus dijaga," pungkas Melani.