KabarPendidikan.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Abdul Mu’ti meresmikan revitalisasi 61 satuan pendidikan di Kabupaten Kebumen yang dipusatkan di SDN 2 Jatisari, Selasa (27/1).
Peresmian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam
pemerataan dan peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan daerah, dengan
total bantuan lebih dari Rp31,8 miliar. Revitalisasi tersebut membawa dampak
nyata bagi sekolah, termasuk perbaikan fasilitas utama seperti perpustakaan dan
toilet, serta dukungan program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis dan
perangkat pembelajaran digital.
Dalam arahannya, Prof. Abdul Mu’ti menekankan perawatan
fasilitas sekolah, penguatan karakter siswa, serta perlindungan guru melalui
pendekatan restorative justice. Ia juga memaparkan kebijakan nasional lain,
mulai dari penguatan karakter, peningkatan kompetensi guru, hingga rencana pelaksanaan
Tes Kemampuan Akademik pada 2026 sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan
yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menyatakan program
revitalisasi 2025 menjangkau berbagai jenjang pendidikan formal dan nonformal,
serta berdampak langsung pada peningkatan budaya literasi dan kenyamanan
belajar. Pemerintah daerah menyatakan kesiapan bersinergi agar program
berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah pada 2026.
“Program revitalisasi 2025 menjangkau pendidikan formal dan
nonformal serta berdampak pada literasi dan kenyamanan belajar. Kami siap
bersinergi agar berlanjut pada 2026,” Lilis Nuryani.