Narapidana Berhak Meraih Sarjana

Rabu, 11 November 2020 | 10:24 WIB Last Updated 2020-11-11T13:37:18Z


Kabarpendidikan.id
Sebanyak 30 narapidana siap menyongsong perkuliahan demi meraih gelar sarjana di Kampus Kehidupan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Pemuda Tangerang, Banten, yang bekerja sama dengan Universitas Islam Syekh Yusuf.

 

30 narapidana dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Permasyarakatan se-Jabodetabek tersebut dikukuhkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Reynhard Silitonga dan Wakil Rektor I Universitas Islam Syekh Yusuf Ruhiyat Taufik, sebagai mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Islam Syekh Yusuf pada selasa 9 November 2020.

 

Ruhiyat Wakil Rekyor 1 Universitas Islam Syekh Yusuf menghimbau agar para narapidana dapat bersungguh-sungguh mengikuti program tersebut.

 

“Insya Allah (mereka) selesai empat tahun, kalau bisa kurang dari empat tahun. Di sini kalian tidak bisa bolos. Terus ikuti mata kuliah agar cepat selesai. Bahkan, di sini lebih disiplin,” ujar Ruhiyat dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

 

Program ini merupakan gelombang kedua perkuliahan Kampus Kehidupan di LP Pemuda Tangerang yang bekerja sama dengan Universitas Islam Syekh Yusuf.

 

Sebelumnya, sebanyak 33 narapidana telah dan masih mengikuti perkuliahan Fakultas Hukum dengan hasil memuaskan, di mana enam di antaranya sudah bebas. Bahkan, salah satu narapidana mencapai indeks prestasi (IP) 3.95.

 

Ruhiyat pun memuji capaian IP mahasiswa yang mencapai 3.95 tersebut. “Ini luar biasa. Jarang di kampus kami. Perlu diberi reward,” pujinya.

 

Pengukuhan tersebut dilanjutkan dengan kuliah umum dari Dirjenpas Reynhard Silitonga kepada mahasiswa Kampus Kehidupan.

 

Dalam paparannya, dia mengingatkan agar para mahasiswa tidak bermain-main dengan narkotika. Dia mengatakan narapidana yang masih jadi bandar narkotika di lembaga pemasyarakatan akan dipindah ke Nusakambangan.

 

“Di sana 23 jam di ruang tertutup, hanya satu jam bisa lihat matahari. Semua pintu dibuka tutup pakai IT,” kata dia.

 

Pada kesempatan tersebut, Reyhard juga memotivasi para mahasiswa. Dia menyatakan bahwa mereka adalah pemuda-pemuda harapan bangsa yang terpilih untuk jadi sarjana.

 

“Ketika keluar, kalian bisa pengaruhi teman agar tidak lakukan tindak pidana. Jadi harapan orang tua, bangsa, dan bangga terhadap diri kalian. Kalau semua kampus begini, kalian jadi benteng dari tindak pidana,” ujar dia.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, UPT Pemasyarakatan se-Tangerang Raya, perwakilan Universitas Islam Syekh Yusuf, jajaran Lapas Pemuda Tangerang, serta mahasiswa Kampus Kehidupan LP Pemuda Tangerang. (LBM)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Narapidana Berhak Meraih Sarjana

Trending Now

Iklan

iklan