KabarPendidikan.id - Gubernur Kalimantan Selatan melalui Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman menitipkan harapan terhadap masa depan daerah, bangsa, dan negara kepada 44 anggota Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi
Sulaiman saat mewakili Gubernur Kalsel dalam penutupan resmi Pemusatan
Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang
berlangsung di Gedung KH. Idham Chalid.
Sebanyak 44 putra-putri terbaik Banua, yang terdiri atas 22
putra dan 22 putri dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, telah
menyelesaikan seluruh tahapan seleksi, pendidikan, dan pelatihan, sekaligus
melaksanakan tugas dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik
Indonesia tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Mewakili Gubernur Kalsel, Hasnuryadi memberikan apresiasi
serta menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah
menjalankan amanah dengan penuh disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab.
“Nama baik Paskibraka akan melekat pada adik-adik sepanjang
hidup. Saya titip masa depan daerah, bangsa, dan negara kepada kalian,” ujar
Wagub Hasnuryadi.
Wagub Hasnuryadi menegaskan bahwa berakhirnya pemusatan
pendidikan dan pelatihan tidak menandakan berakhirnya tanggung jawab para
anggota Paskibraka. Justru, berbagai pengalaman yang diperoleh selama pembinaan
harus menjadi bekal untuk terus memberikan teladan di lingkungan masing-masing.
Wagub Kalsel juga berpesan agar para anggota Paskibraka
menerapkan kedisiplinan yang mereka peroleh selama pelatihan dalam kehidupan di
keluarga maupun lingkungan sekolah.
“Malam ini pemusatan latihan secara resmi kita tutup, tetapi
tugas adik-adik sebagai teladan baru saja dimulai. Terapkan disiplin ini di
rumah dan di sekolah,” katanya.
Selain menekankan kedisiplinan, Wagub Hasnuryadi juga
mengajak generasi muda Kalsel untuk rajin belajar, menjaga diri, serta menjauhi
narkoba, tindakan perundungan, dan pergaulan yang berpotensi merusak masa
depan.
Menurut Wagub Hasnuryadi, anggota Paskibraka memiliki
peluang besar untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter sekaligus memiliki
jiwa kepemimpinan. Oleh sebab itu, nilai-nilai yang didapatkan selama proses
pembinaan diharapkan dapat terus diterapkan secara istiqamah dan konsisten.
“Mudah-mudahan adik-adik dapat menjadi generasi muda yang
membanggakan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Semoga semuanya berhasil di
bidang masing-masing dan kelak menjadi pemimpin di daerahnya,” ungkap Wagub
Kalsel.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Hasnuryadi turut
mengingatkan agar hubungan persaudaraan yang terjalin selama pemusatan latihan
terus dipelihara. Menurutnya, keberagaman asal daerah dan latar belakang harus
dijadikan modal untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat persatuan.
Wagub Hasnuryadi menilai pengalaman menjadi Paskibraka tidak
semata-mata berkaitan dengan tugas mengibarkan bendera, tetapi juga merupakan
bagian dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta
semangat untuk mengabdi kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi juga menyampaikan
penghargaan kepada para pelatih, pembina, panitia, tim kesehatan, pendamping
asrama, Purna Paskibraka Indonesia, orang tua, dan pihak sekolah yang telah
memberikan dukungan selama proses pembinaan berlangsung.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan
lancar. Saya juga tadi menanyakan kondisi adik-adik dan semuanya dalam keadaan
sehat serta siap menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tuturnya.
Acara penutupan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah
Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, Komandan Kodim
1007/Banjarmasin Kolonel Inf Sigit Purwoko, jajaran pimpinan SKPD Kalsel, serta
seluruh anggota Paskibraka.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalsel
menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta kepada salah
satu perwakilan Paskibraka Kalsel.
Meski demikian, bagi 44 anggota Paskibraka, Hasnuryadi
menegaskan bahwa berakhirnya pemusatan latihan justru menjadi langkah awal
untuk membuktikan nilai-nilai yang telah mereka peroleh melalui tindakan nyata
di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.