KabarPendidikan.id - Tim dosen Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKES) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Edukasi Kesehatan Jiwa dan Pembentukan Satgas Anti-Bullying pada Remaja"di SMK Muhammadiyah 9 Jakarta, Jumat (31/7).
Pelaksanaan kegiatan melibatkan kolaborasi antara dosen
FIKES yaitu Nia Musniati serta Mega Puspa Sari dan dosen FKIP yaitu Dini
Chairunnisa mengajak lima orang mahasiswa yang turut berperan sebagai tim
pelaksana. Mahasiswa membantu dalam persiapan kegiatan, koordinasi peserta,
pendampingan selama pelaksanaan edukasi, serta mendukung proses pembentukan
Satgas Anti-Bullying sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan
baik.
Menurut Nia Musniati, selaku Ketua PKM kegiatan ini
bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan jiwa,
menumbuhkan kepedulian terhadap dampak bullying, serta mendorong terciptanya
lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
"Kegiatan ini diharapkan dapat membangun rasa empati,
kepedulian, dan tanggung jawab siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang
lebih aman dan inklusif," tutur Nia.
Kegiatan diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII. Acara
diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh
Mega Puspa Sari selaku Dosen FIKES Uhamka mengenai pengertian dan bentuk-bentuk
perundungan atau bullying, dampak bagi kesehatan mental, serta langkah konkret
saat melihat bullying. Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti sesi
praktik sharing yang bertujuan melatih kepedulian dan respons terhadap tindakan
bullying yang terjadi di lingkungan sekolah yang dipimpin oleh Dini Chairunnisa
selaku Dosen FKIP Uhamka.
Melalui sesi praktik sharing, peserta diajak mendiskusikan
langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika menyaksikan atau mengetahui adanya
tindakan bullying.
Peserta dilatih untuk berani memberikan dukungan kepada
korban, tidak ikut terlibat dalam tindakan bullying, mengajak teman untuk
saling menghargai, serta melaporkan kejadian kepada guru atau pihak sekolah
yang berwenang.
Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian memfasilitasi
pembentukan Satgas Anti-Bullying yang melibatkan perwakilan siswa sebagai agen
perubahan di lingkungan sekolah. Satgas ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi
siswa untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan bullying, memberikan
dukungan kepada teman sebaya, serta menumbuhkan budaya saling menghormati dan
peduli terhadap kesehatan jiwa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan kesadaran
siswa mengenai pentingnya kesehatan jiwa semakin meningkat serta terbentuk
komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan
bebas dari bullying. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri
Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam memberikan
kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya promotif dan preventif
di bidang kesehatan jiwa remaja.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sejalan dengan
Uhamka dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),
khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas),
melalui edukasi kesehatan jiwa, pencegahan bullying, serta pembentukan
lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang remaja.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 40%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/
dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana
beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.