KabarPendidikan.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo mendorong setiap satuan pendidikan untuk menjadikan data sebagai landasan dalam menentukan program serta merancang strategi guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan SMA
dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi
Gorontalo, Agus Irwin Sumba, setelah membuka Workshop Penyusunan Kurikulum
Satuan Pendidikan dan Pemaknaan Rapor Pendidikan yang digelar di SMA Negeri 1
Tilamuta.
Kepala Bidang Pembinaan SMA dan Pendidikan Khusus, Agus
Irwin Sumba, menegaskan bahwa penyusunan kurikulum perlu memiliki keterkaitan
erat dengan perencanaan yang berbasis data. Menurutnya, kurikulum satuan
pendidikan harus dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik, kebutuhan,
serta kondisi faktual sekolah agar dapat menjadi acuan yang sesuai dalam
pelaksanaan pembelajaran.
"Perencanaan pendidikan harus didasarkan pada kondisi
nyata dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Rapor Pendidikan dapat
dimanfaatkan sebagai salah satu sumber informasi penting dalam menetapkan
prioritas perbaikan, sehingga program yang disusun dapat benar-benar
berkontribusi terhadap peningkatan mutu," ujar Agus.
Workshop yang digelar SMA Negeri 1 Tilamuta tersebut menjadi
bagian dari upaya mengoptimalkan penyusunan Kurikulum Operasional Satuan
Pendidikan (KOSP). Kegiatan tersebut juga ditujukan untuk menindaklanjuti hasil
Rapor Pendidikan SMA Negeri 1 Tilamuta Tahun 2025 sebagai landasan dalam
menyusun perencanaan pendidikan yang lebih terarah dan berbasis data.