KabarPendidikan.id - Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah Prof.DR.Hamka (Uhamka) kembali memperkuat kiprahnya dalam jejaring akademik internasional di bidang kesehatan. Salah satu dosen FFS bersama tiga mahasiswa Program D4 Analis Kesehatan/Teknologi Laboratorium Medik (TLM), Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Uhamka, bergabung dalam Young Professional Researcher (YPR) pada rangkaian The 39th International Congress of the International Society of Blood Transfusion (ISBT) yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20–24 Juni 2026.
Young Professional Researcher (YPR) menjadi wadah bagi peneliti muda
dari berbagai negara yang memiliki perhatian dan aktivitas riset di bidang
transfusi darah. Melalui jejaring ini, para peneliti muda didorong untuk
mengidentifikasi isu transfusi darah yang relevan di negaranya, mengembangkan
penelitian berdasarkan tantangan lokal maupun isu transfusi darah global, serta
melaporkan perkembangan dan hasil penelitian dalam forum ilmiah ISBT.
Keterlibatan tim FFS Uhamka dalam YPR menjadi kesempatan penting
untuk membawa perspektif Indonesia ke dalam diskusi transfusi darah
internasional. Isu-isu yang ditemukan di tingkat nasional dapat dikaji secara
ilmiah dan dihubungkan dengan perkembangan pengetahuan, teknologi, keselamatan
pasien, serta tantangan pelayanan transfusi darah yang menjadi perhatian
komunitas global.
Menurut Engla Merizka, keterlibatan dalam Young Professional
Researcher merupakan kesempatan penting bagi peneliti muda Indonesia untuk
membawa isu transfusi darah di Indonesia ke dalam jejaring ilmiah
internasional.
“Melalui YPR, kami tidak hanya dituntut untuk memahami dan meneliti
permasalahan transfusi darah yang relevan di Indonesia, tetapi juga mengikuti
isu transfusi darah yang berkembang secara global dan melaporkan hasil
penelitian tersebut dalam forum ISBT. Yang tidak kalah penting, kami memiliki
tanggung jawab untuk mengajak dan membangun generasi peneliti muda Indonesia
agar semakin banyak yang tertarik melakukan penelitian di bidang transfusi
darah,” ujar Engla.
Selain menjalankan penelitian, anggota YPR juga memiliki peran untuk
memperluas jejaring peneliti muda. Salah satu semangat yang dibawa adalah
mendorong semakin banyak mahasiswa dan peneliti muda di negara masing-masing
untuk tertarik melakukan penelitian di bidang transfusi darah. Dengan demikian,
YPR tidak hanya menjadi ruang untuk pengembangan kapasitas individu, tetapi
juga menjadi sarana membangun regenerasi peneliti transfusi darah.
Keikutsertaan tiga mahasiswa D4 Analis Kesehatan/TLM FFS Uhamka diantaranya
yaitu: Rifqi Furqon, Rizky Ramadhan dan M. Ikmal memberikan pengalaman akademik
internasional yang bernilai karena mahasiswa dapat berinteraksi dengan
komunitas transfusi darah dunia, mengikuti perkembangan riset terkini, dan
memahami bagaimana suatu persoalan pelayanan transfusi dapat dikembangkan menjadi
pertanyaan penelitian yang berdampak.
Bagi Uhamka, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam forum
internasional seperti ISBT sejalan dengan upaya memperkuat budaya penelitian,
internasionalisasi pendidikan, dan keterlibatan mahasiswa dalam riset.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penelitian
kolaboratif, pengembangan topik penelitian transfusi darah di Indonesia, serta
peningkatan partisipasi peneliti muda dalam forum ilmiah nasional dan
internasional.
Melalui keterlibatan dalam Young Professional Researcher, tim Uhamka
diharapkan dapat menjadi penggerak bagi lahirnya lebih banyak peneliti muda
Indonesia yang fokus pada transfusi darah. Penguatan riset pada bidang ini
penting untuk menghasilkan bukti ilmiah yang dapat mendukung peningkatan mutu,
keamanan, dan pengembangan pelayanan transfusi darah di Indonesia.
Melalui keterlibatan dalam YPR, Uhamka turut mendukung pencapaian
SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDGs 4 tentang Pendidikan
Berkualitas. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan riset transfusi darah,
peningkatan kapasitas mahasiswa dan peneliti muda, serta kolaborasi
internasional untuk mendukung pengembangan pelayanan kesehatan yang aman,
berkualitas, dan berkelanjutan.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas
Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan
taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE),
dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 40%, kamu
bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/
dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana
beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.