KabarPendidikan.id - Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui kebijakan pendidikan jangka panjang. Salah satu capaian yang patut diapresiasi adalah rata-rata lama sekolah yang telah mencapai 10,48 tahun, tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat.
“Kami bersyukur atas capaian tersebut, dan Pemerintah Kota
menargetkan program wajib belajar 13 tahun mulai dari PAUD hingga SMA/SMK.
Namun, selain durasi pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran juga harus
terus menjadi perhatian,” tutur Edi.
Menurut Edi Rusdi Kamtono selaku Wali Kota Pontianak, menyampaikan
bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia akan memberikan dampak langsung
terhadap kemajuan daerah. Melalui pendidikan yang berkualitas, masyarakat
memiliki daya saing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,
termasuk perguruan tinggi. Upaya tersebut juga dinilai berkontribusi terhadap
peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak secara
berkelanjutan.
Edi menambahkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya
manusia juga harus didukung oleh aspek kesehatan. Salah satu program yang
dinilai memberikan dampak besar adalah Program Makan Gizi Gratis, yang tidak
hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga meningkatkan kualitas
hidup serta potensi kecerdasan mereka.
“Dampaknya sangat signifikan, khususnya terhadap kesehatan
dan kualitas hidup anak. Ke depan, Badan Gizi Nasional akan melakukan survei
untuk mengkaji pengaruh program ini terhadap tingkat kecerdasan anak-anak,”
jelasnya.
Untuk mendorong peningkatan partisipasi sekolah hingga
jenjang pendidikan tinggi, Pemerintah Kota Pontianak memfokuskan perhatian pada
pemenuhan akses pendidikan. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, baik
di sekolah negeri, swasta, maupun madrasah, terus dilakukan melalui kolaborasi
dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Agama. Selain itu,
pemerintah daerah juga memberikan dukungan dari aspek kesejahteraan. Pendidikan
dan kesehatan dipandang sebagai landasan utama dalam meningkatkan kualitas
hidup masyarakat.
Pemerintah Kota terus menyediakan layanan pendidikan gratis
pada jenjang SD dan SMP sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah,
sekaligus memberikan berbagai kemudahan serta bantuan lainnya guna memperluas
akses pendidikan bagi masyarakat.
“Kalau akses dan kesejahteraan kita perkuat, maka
partisipasi pendidikan akan naik. Inilah yang ingin terus kita dorong agar
Pontianak memiliki SDM yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Edi.
adp