Anggaran Rp14 Triliun untuk Revitalisasi 71 Ribu Satuan Pendidikan pada tahun 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 09:33 WIB Last Updated 2026-01-09T02:33:57Z

KabarPendidikan.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti menyatakan bahwa inisiatif ini mendapat dukungan dana lebih dari Rp14 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yang awalnya dialokasikan untuk 11.000 sekolah. Jumlah tersebut kemudian diperluas berkat komitmen Presiden RI untuk menambah cakupan pembaruan hingga mencapai total 71.000 unit pendidikan.

 

Prioritas utama pembaruan pada 2026 tetap diarahkan pada konstruksi dan perbaikan bangunan sekolah secara fisik. Di tingkat nasional, lebih dari 100 ribu sekolah masih memerlukan penanganan fisik karena keterbatasan pembangunan besar-besaran dalam beberapa tahun belakangan. Sebagai pembanding, pada 2025, program pembaruan sekolah menargetkan 16.175 unit pendidikan dengan anggaran total Rp16,9 triliun.

 

Prof. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kebijakan ini menunjukkan dedikasi Presiden RI dalam meningkatkan standar pendidikan nasional,selaras dengan Visi Indonesia Maju poin keempat, yaitu penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas. Ia juga mengonfirmasi bahwa permintaan bantuan fasilitas pendukung seperti laboratorium dan perabotan dari Kepala SD Negeri Wonorejo 2 masih bisa dipertimbangkan, meskipun bukan prioritas utama.

 

"Anggaran yang sudah aman di APBN 2026 ada Rp14 triliun lebih dialokasikan untuk 11.000 satuan pendidikan. Namun, Insya Allah setelah ada komunikasi dan Presiden berjanji tahun ini akan ditambah 60.000 satuan pendidikan, sehingga totalnya akan dibangun dan program revitalisasi 71.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," ucap Prof. Mu'ti.

 

Zahra

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Anggaran Rp14 Triliun untuk Revitalisasi 71 Ribu Satuan Pendidikan pada tahun 2026

Trending Now

Iklan

iklan