KabarPendidikan.id - PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turun tangan membantu membersihkan lumpur dan sisa-sisa banjir bandang di beberapa sekolah di Aceh Utara. Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi sekolah agar kegiatan belajar mengajar bisa segera berjalan normal kembali pascabencana.
Salah satu sekolah yang menjadi fokus pembersihan adalah
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 33 Aceh Utara. Tidak tanggung-tanggung, BNI
mengerahkan alat berat seperti ekskavator, truk pengangkut, dan mobil tangki
air, serta sejumlah tenaga kerja untuk memastikan sekolah benar-benar bersih
dari material banjir.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa
bantuan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk
memulihkan fasilitas pendidikan yang sangat penting bagi anak-anak.
“Bantuan akan berfokus kepada pemulihan fasilitas Pendidikan
dengan focus kepada pembersihan sekolah menjadi prioritas utama agar siswa dan
guru bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman di awal tahun ajaran baru
ini,” ucap Okki.
Langkah ini sejalan dengan target Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ingin sekolah-sekolah di Aceh Utara bisa
beroperasi lagi mulai awal Januari 2026. Melalui kerja sama dengan berbagai
pihak, BNI berharap lingkungan sekolah yang bersih dapat membangkitkan kembali
semangat belajar para siswa yang sempat terganggu akibat bencana.