Pendidikan Harus Tetap Jalan Meski Bencana Melanda, Komisi X Minta Tindakan Cepat Pemerintah

Rabu, 10 Desember 2025 | 15:44 WIB Last Updated 2025-12-10T08:44:22Z

KabarPendidikan.id - 
Ketua Komisi X DPR RI bersama Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia memprioritaskan pemulihan fasilitas Pendidikan akibat Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah merusak ribuan sekolah. Selasa (9/12)

 

Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti melaporkan bahwa ada 2.798 sekolah terdampak, dengan 5.421 ruang kelas yang rusak, dan lebih dari 600 ribu siswa yang terganggu belajarnya. Beberapa sekolah bahkan kini dipakai sebagai tempat pengungsian. Komisi X menekankan agar perbaikan fasilitas dan koordinasi antarinstansi dilakukan secepat mungkin, supaya layanan pendidikan dasar bisa segera pulih.

 

Komisi X meminta Kemendikdasmen menambah dana di APBN 2026 dan memberikan fleksibilitas kepada pemerintah daerah untuk menyesuaikan kalender belajar, metode pembelajaran, dan penilaian sesuai kondisi di lapangan. Kemendikdasmen memperluas layanan psikososial dan memasukkan aturan terkait pendidikan saat bencana dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional supaya ada kepastian hukum.

 

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendesak pemerintah untuk segera bertindak cepat memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak. Menurutnya, kerusakan yang cukup besar harus direspons dengan langkah yang terencana dan tambahan anggaran.

 

“Anak-anak jangan sampai berhenti belajar hanya karena pemerintah lambat bergerak. Prioritas utama adalah memperbaiki hal-hal yang paling mendesak untuk memulihkan Kembali sistem Pendidikan dan pembelajaran bagi para siswa yang daerahnya terdampak,” ujar Hetifah.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pendidikan Harus Tetap Jalan Meski Bencana Melanda, Komisi X Minta Tindakan Cepat Pemerintah

Trending Now

Iklan

iklan