Cak Imin : Kampus Harus Membuka Dialek dengan Capres dan Cawapres

Senin, 06 November 2023 | 11:33 WIB Last Updated 2023-11-06T04:33:16Z


KabarPendidikan.id
Muhaimin Iskandar selaku Calon Wakil Presiden (Cawapres), menuturkan kampus saat ini seharusnya mulai mengadakan disuksi bersama dengan seluruh calon presiden dan clon wakil presdiden. Pernyataan ini dibuatnya saat merespons acara Sharing Session yang digelar di Universitas Islam Malang (Unisma).

 

Selain berinteraksi dengan calon presiden dan wakil presiden, universitas juga harus melibatkan pakar-pakar dalam proses berdiskusi tersebut. Mengapa? Agar pemerintahan yang terpilih dapat benar-benar berfungsi sesuai dengan sistem yang ada, dan untuk mencapai aspirasi perubahan dan p yang optimal," ungkap Cak Imin sebagai kandidat cawapres.

 

Pada awalnya, Unisma berencana mengundang tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bersaing dalam Pemilu 2204. Tetapi ketika acara tersebut berakhir, hanya Cak Imin yang hadir dalam pertemuan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh terkemuka di seluruh Indonesia dan mahasiswa baru Unisma.

 

Dalam menghadapi ketiadaan kandidat lain, Cak Imin menyatakan bahwa sebenarnya dia selalu bersedia untuk hadir jika diundang, termasuk ketika undangan datang dari perguruan tinggi.

 

Rektor Unisma, Prof Masykuri, mengungkapkan bahwa ia tidak merasa kecewa atas ketidakhadiran kandidat capres-cawapres lainnya.

 

“Bagi kami biasa-biasa saja. Tentu harapan kami untuk bisa hadir semuanya,” jelasnya.

 

Unisma sudah merencanakan kegiatan ini sejak lama. Undangan juga dikirim dan diterima oleh masing-masing kandidat. Namun karena semua orang sibuk, tentu saja berhak untuk tidak hadir.

 

Prof Masykuri, memastikan Unisma sebagai lembaga pendidikan akademik berusaha memberikan ruang yang sama bagi semua capres-cawapres.

 

“Pihak Unisma berupaya mengajak para capres dan cawapres untuk dapat menyampaikan gagasan, ide, visi dan misi mengenai pendidikan, ekonomi, sosial dan juga budaya. Sehingga, para anak muda dapat mengetahui gagasan cerdas mereka dalam membangun bangsa dan negara,” ujar Masykuri.

 

Disisi lain, Muhammad Hafid, mahasiswa baru Unisma, mengungkapkan kekecewaannya ketika mengetahui tidak semua capres-cawapres hadir dalam kegiatan Sharing Session.

 

Namun ia tetap merasa sedikit bahagia karena ini merupakan momen perdananya dapat bertemu salah satu kandidat cawapres. Ia berharap pemimpin yang terpilih dapat membawa Indonesia lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

(Umar Syaid/adp)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Cak Imin : Kampus Harus Membuka Dialek dengan Capres dan Cawapres

Trending Now

Iklan

iklan