Kembangkan Teknologi AI di Ruang Lingkup Sekolah, Provinsi Riau Jadi Provinsi yang Pertama

Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:59 WIB Last Updated 2023-10-26T03:59:13Z


KabarPendidikan.id
- Dinas Pendidikan (Disdik) di Provinsi Riau telah merencanakan pembelajaran di sekolah berbasis teknologi Artificial Intelligence atau akrab disebut AI di lingkup sekolah pada tahun ini.

 

Adanya pemanfaatan teknologi berupa AI tersebut merupakan langkah selanjutnta dari imbauan United Nation Educational,Scientific,Cultural Organization (UNESCO) agar membantu proses pembelajaran di sekolah.

 

Syamsyuar selaku Gubernur Riau menyatakan bahwa ia tidak pernah melewatkan setiap peluang yang menyangkut pendidikan.

 

“Kalau ada masalah pendidikan,Saya akan kejar,” Katanya ketika menghadiri acara Sosialisasi Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) se-Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 di Mandau, Hari ini.

 

Disisi lain, Syamsuar juga menyatakan bahwa ia juga ingin anak-anak Riau maju dan berprestasi sehingga tidak jadi penonton di daerah sendiri.

 

Oleh sebab itu, Ia bersama praktisi AI sekaligus Vice Rector for Research and Development (R&D) Digital Advancement Osaka Japan dan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) yakni Prof.Dr. Jaswar Koto sebagai mitra dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai salah satu metode dalam pembelajaran di sekolah.

 

“Riau lebih dulu dalam memanfaatkan teknologi AI daripada imbauan dari UNESCO,” tutur Jaswar.

 

Jaswar juga menambahkan bahwa teknologi AI memberikan banyak kemudahan di dalam proses pembelajaran, salah satunya adalah mempercepat proses pembelajaran. Tidak hanya dirasakan oleh siswa tetapi juga kemudahan tersebut dirasakan oleh guru. Contohnya  para guru dapat dengan cepat memeriksa jawaban atau membuat soal untuk anak didik mereka dalam hitungan detik.

 

Teknologi AI juga dapat mengalihkan perhatian mereka (siswa) yang menghabiskan waktunya di media sosial menjadi belajar.

 

“Jadi mereka tidak hanya sibuk dengan media sosial tetapi juga belajar menggunakan AI. Namun secanggih apapun teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan peran guru sebagai pendidik apalagi dalam hal akhlak dan budi pekerti,” katanya kembali.

 

Namun secanggih apapun teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan peran guru sebagai pendidik apalagi dalam hal akhlak dan budi pekerti.

 

“Alhamdulillah saya bisa berkesempatan untuk belajar di luar negeri tepatnta di Jepang dan melihat kemajuan teknologi dari negara lain juga. Saat itu, saya berfikir. Kapan Indonesia bisa maju seperti ini,” Kata Jaswar ketika menceritakan awal mula pertemuannya dengan Gubernur Riau sekaligus menawarkan kerjasama teknologi AI.

 

“Ketika saya tawarkan progam teknologi AI ini kepada beliau,Respon Beliau luar biasa baik sekaligus cepat dan tanggap. Bahkan langsung menanyakan kapan kita laksanakan progam ini. Respon yang jarang sekali saya terima dari pejabat lain,” Pungkasnya.

 

Ketika progamnya disambut baik oleh Syamsuar selaku Gubernur Riau, Jaswar merasa semakin bersemangat dan siap untuk mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan.

 

“Saat ini, AI sudah bisa diterapkan dan dimanfaatkan oleh peserta didik. Semoga ini menjadi langkah awal dalam memacu prestasi anak-anak RIAU,” harapannya.

 

Pada kesempatan yang sama, Edi Yusri selaku Kepala Sekolah SMAN 08 Mandau menuturkan sangat bersyukur bahwa siswanya dapat memanfaatkan teknologi AI dalam membantu proses pembelajaran.

 

“Kami berterima kasih sekaligus bangga bahwa sekolah kami dijadikan tuan rumah untuk sosialisasi AI atas berkat bantuan dan ide cemerlang Bapak Gubernur Syamsuar,” Ungkapnya.

 

Erma Fitria Handayani/adp

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kembangkan Teknologi AI di Ruang Lingkup Sekolah, Provinsi Riau Jadi Provinsi yang Pertama

Trending Now

Iklan

iklan