Sekolah di Kabupaten Garut Terancam Ditutup Kembali

Selasa, 01 Februari 2022 | 17:00 WIB Last Updated 2022-02-01T15:05:31Z


Kabarpendidikan.id
Pemerintah Kabupaten Garut akan menutup sekolah jika terdapat lebih dari 5 siswa dinyatakan positif Covid-19. 

 

Rudy Gunawan Bupati Garut mengatakan bahwa sekolah di Garut akan tetap buka untuk saat ini, tetapi jika ditemukan  lebih dari lima siswa yang positif Covid-19, sekolah tempat siswa positif akan ditutup. 


“Tidak semua sekolah akan tutup, jika terdapat lebih dari lima atau enam siswa yang dinyatakan positif,” jelanya.

 

Saat ini, ada tiga sekolah yang ditutup setelah ditemukan siswa positif, tiga sekolah tersebut adalah Sekolah Menengah Atas (SMA). 

 

Ia menambahkan bahwa untuk menghindari hal tersebut, pihak sekolah harus segera menyeleseaikan vaksinasi siswanya untuk mencegah penularan Covid-19. 

 

“Jadi sekarang tidak ada jalan lain, harus memvaksinasi anak-anak yang sudah discreening, itu wajib”, ujarnya. 


Rudy melanjutkan bahwa jumlah kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut cukup tinggi dengan empat kematian dalam dua pekan terakhir. 

 

Maka dari itu pihaknya segera menuntaskan target vaksinasi, khususnya vaksinasi dosis 2. 


Rudy juga mengungkapkan bahwa vaksinasi dosis kedua belum tuntas dan membuat Garut kembali ke PPKM level dua.

 

"Dosis kedua kami baru mencapai  42%, seharusnya 60%. Kami akan membukan vaksinasi di puskesmas dalam keadaan darurat ini," katanya.


Data jumlah pasien Covid-19 Kabupaten Garut per Senin (1/2) mencapai 24.865 kasus terkonfirmasi. 


Dari jumlah tersebut, 23.628 orang sembuh, 1.173 meninggal, 17 diisolasi di rumah sakit dan 

7 dikarantina mandiri.

(pr)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sekolah di Kabupaten Garut Terancam Ditutup Kembali

Trending Now

Iklan

iklan