Polemik Fenomena Ekonomi Rabun Jauh

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:50 WIB Last Updated 2022-01-12T02:50:00Z



Oleh : Anggi Saputri

Mahasiswa FEB Uhamka

Seperti yang kita ketahui, bahwa pandemi Covid-19 mengganggu semua kegiatan yang salah satunya yaitu kegiatan ekonomi. Pemerintah sangat khawatir dengan dampak ekonomi jika pembatasan aktivitas untuk mengurangi dampak Covid- 19 dijalankan. Jika pembatasan aktivitas dilakukan, banyak orang yang kesusahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bahkan pada awal wabah Covid-19 melanda, pemerintah justru menyarankan masyarakat untuk berwisata domestik dengan maksud agar dapat menyokong perekonomian di Indonesia. Sebuah saran yang keliru menurut saya. Karena, pemerintah hanya mementingkan angka-angka indikator ekonomi daripada kesehatan masyarakatnya sendiri.

Fenomena ini disebut juga sebagai rabun jauh dalam pengambilan keputusan. Ahli-ahli manajemen bisnis sudah lama membahas tentang ini. Karena, bisnis dan pemerintahan adalah suatu organisasi yang mempunyai karakteristik yang hampir sama. Selain itu, bisnis dan pemerintahan memiliki hubungan yang erat dalam perkembangan perekonomian di Indonesia.

Konsep Myopic Manajemen perusahaan yang mengalami rabun jauh pada akhirnya mengakibatkan penurunan nilai perusahaan pada jangka panjang. Sebab, perusanaan akan menunda investasi-investasi seperti investasi pengembangan produk-produk. Investasi pengembangan produk dapat dilakukan dengan penganggaran dana untuk penelitian terkait produk perusahaan. Perusahaan akan menganggap investasi pengembangan produk adalah biaya yang akan mengurangi profit perusahaan. Pada akhirnya, di jangka panjang produk perusahaan yang mengalami rabun jauh tidak dapat bersaing di pasar.

Ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan mengalami penurunan. Dampak akibat dari pengangguran dan kemiskinan yang berasal dari PHK. Keputusan pemerintah yang menerapkan PSBB di beberapa daerah berdampak luas dalam kegiatan ekonomi. Proses produksi, distribusi, dan kegiatan operasional lainnya yang terhambat menyebabkan terjadinya gangguan kinerja perekonomian. Meski hal itu dilakukan untuk mengurangi angka kenaikan masyarakat yang berdampak Covid-19.

Pada akhirnya, pemerintah dan kita semua ikut andil dalam fenomena rabun jauh ini. Mari kita akui kesalahan kita masing-masing dan bekerja sama untuk memenangi perang melawan Covid-19 ini. Menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi. Semoga kita selalu sehat dalam segala kegiatan aktivitas serta, pandemi dapat berakhir secepatnya dan ingat menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polemik Fenomena Ekonomi Rabun Jauh

Trending Now

Iklan

iklan