Kondisi Ekonomi dan Pendidikan di Masa Pandemi

Senin, 29 Maret 2021 | 17:52 WIB Last Updated 2021-03-29T10:52:31Z


(Rachmina/Mahasiswa FEB UHAMKA)

Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada salah satu orang ataupun salah satu negara saja, tetapi berdampak seluruh masyarakat dunia secara keseluruhan tanpa terkecuali. Semua sektor pun terdempak pandemi ini, terutama sektor ekonomi yang merosot turun sampai terjadinya resesi, kemudian sektor kesehatan yang menjadi hal paling penting saat pandemi ini, berjuta orang gugur akibat terinfeksi virus Covid-19, dan sektor pendidikan yang mengalami perlambatan. Akibatnya harus mengalami penyesuaian dengan kondisi yang ada, tidak diperbolehkannya pertemuan tatap muka, maka pemerintah maupun sekolah harus memutar otak agar proses belajar mengajar tetap terlaksana.

 

Kurang lebih satu tahun sudah kita berada di kondisi yang tidak menentukan ini. Tidak tahu kapan semuanya akan kembali normal, sehingga kita dapat bersua dengan sahabat dan teman kita di sekolah atau kampus. Dampak yang paling serius ketika pembelajaran jarak jauh terus dilakukan ialah masalah kesehatan mental. Sudah sempat terjadi beberapa kejadian siswa bunuh diri karena tidak kuat menahan beban dan akhirnya depresi karena tugas yang dibebankan kepadanya sangat berat selama pembelajaran sistem daring. Saya pun merasakan hal yang serupa, jenuh terhadap situasi yang ada.

 

Namun seharusnya para pelaku dunia pendidikan dapat menyikapinya dengan positif. Perubahan situasi dan kondisi yang relatif mendadak ini membuat beberapa kalangan dunia pendidikan merasa belum siap untuk mempersiapkan metode pembelajaran yang tepat. Para pendidik maupun peserta didik harus menerima konsekuensi atas kondisi yang ada saat ini, bahwa proses pembelajaran dengan tatap muka tidak bisa dilakukan dan harus diganti dengan metode pembelajaran berbasis online.

 

Pembelajaran online merupakan salah satu alternatif pembelajaran di pergururan tinggi yang dapat dilakukan selama masa pandemi Covid-19. Sebelum pandemi Covid-19 beberapa perguruan tinggi telah mempertimbangkan dan mengimplementasikan metode pembelajaran online sebagai salah satu strategi pendidikan. Selain dinilai dapat menghemat waktu dan biaya, pembelajaran online juga akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat belajar dimana saja dan kapan saja di luar kelas, serta berpotensi akan merubah proses pembelajaran dari teacher-centered learning menuju student-centered learning.Saat ini semua sekolah maupun perguruan tinggi dituntut untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh melalui pembelajaran berbasis online. Namun demikian, dalam situasi mendadak ini lembaga pendidikan termasuk para dosen dan mahasiswa sedang berpacu dengan waktu untuk menemukan pendekatan terbaik dalam proses pembelajaran. Pada kondisi saat ini tidak ada alternatif lain selain belajar/kuliah online, yang harus tetap dilaksanakan secara efektif meskipun dengan alternatif pemecahan masalah yang terbatas.

 

Pelaksanaan pembelajaran secara online harus didukung dengan perangkat elektronik seperti laptop, komputer, handphone atau smartphone yang bisa digunakan untuk melakukan akses informasi kapanpun dan dimanapun. Sistem-sistem pembelajaran online atau e-learning juga dapat dikembangkan setiap perguruan tinggi sebagai alternatif dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19 melalui pembelajaran online. Media youtube juga dapat digunakan dosen untuk mengupload video-video pembelajaran karena media ini sedang digemari mahasiswa. Dengan demikian, alokasi waktu perkuliahan, media ajar yang digunakan, waktu distribusi materi dan teknik evaluasi merupakan beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan agar pembelajaran online dapat berjalan dengan efektif.

 

Sedangkan mahasiswa dibutuhkan kesiapan atau ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai berupa laptop, komputer, handphone atau smartphone serta jaringan internet. Kendala ini akan sangat terasa bagi para peserta didik yang belum memiliki perangkat utama yang memadai. Selain itu, kondisi jaringan internet yang berbeda-beda di setiap lokasi juga menjadi masalah yang sering muncul dalam pembelajaran berbasis online.

 

 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kondisi Ekonomi dan Pendidikan di Masa Pandemi

Trending Now

Iklan

iklan