Uhamka; Mahasiswa Harus Terus Aktif dan Kreatif di Masa Covid-19

Sabtu, 13 Februari 2021 | 22:12 WIB Last Updated 2021-02-13T15:12:49Z


Kabarpendidikan.id
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) Jakarta bersama lembaga beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Baitul Maal Muamalat (BMM) mengadakan acara Simposium Nasional Peraih Beasiswa dengan tema Tetap Produktif di Masa Pandemi, kegiatan Simposium ini diadakan secara online (13/02)

 

Kegiatan Simposium Nasional Peraih Beasiswa ini bertujuan memberikan wadah untuk seluruh peserta dalam mengisi masa pandemi agar tetap produktif dan melakukan segala aktivitas yang  bermanfaat bagi diri sendiri serta orang lain. Pada kegiatan ini peserta yang bersedia membuat makalah maka nantinya akan diterbitkan menjadi buku ber-ISBN. Kegiatan ini berskala nasional dan diikuti oleh sebanyak 370 lebih peserta dari berbagai universitas diantaranya adalah Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas  Muhammadiyah Tangerang (UMT), Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Aisyiyah Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Pascasarjana Universitas Jakarta, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Universitas Indraprasta (UNINDRA), Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Bina Darma, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan  NAZHATUT THULLAB, Universitas Islam Malang.

 

Dalam Simposium Peraih Beasiswa ada tiga kategori tema yaitu Peningkatan prestasi di masa pandemi, penguatan sektor usaha di masa pandemi dan tetap sehat di masa pandemi. Acara simposium ini diisi oleh beberapa narasumber dan lima peserta paper terbaik dari makalah yang sudah mereka kirim.

 

Lely Qodariyah Selaku Wakil Rektor III berharap bahwa pandemi ini tidak menghalangi kegiatan, sehingga mahasiswa bisa tetap produktif melakukan segala aktivitas dan terus berprestasi, cara ini sangat tepat sehingga dapat terus dilakukan .

 

 

Dilain pihak, Hilman Latief selaku Ketua LAZISMU mengatakan bahwa mahasiswa penerima beasiswa adalah mahasiswa yang berbeda karena ia mempunyai tanggungjawab untuk lembaga dan dirinya sendiri untuk menunjukan prestasi.

“Mahasiswa harus mengubah tradisi menulis, tak sekedar oral. Maka mulailah belajar menulis ciptakan pemimpin masa depan melalui budaya menulis,” ujarnya.

 

Jahidin Jey Selaku Kepala Divisi Pemberdayagunaan dan Pendistribusian BMM sekaligus sebagai narasumber memaparkan powerpoint tentang "Motivasi Mendapat Beasiswa". Pada penjelasannya bapak Jahidin menekankan bahwa kita harus mengenali diri kita sendiri,  agar kemampuan dan potensi yang ada pada diri dapat tergali sehingga dapat dikembangkan, mengenali diri  sendiri dapat dilakukan dengan 4E yaitu Enjoy (Santai), Easy (Mudah) , Excellent ent (terbaik) dan Earn (menghasilkan) ,  selain itu bapak Jahidin juga berpesan sebagai seorang mahasiswa/I tidaklah cukup hanya mengenal diri sendiri , namun kita juga harus mampu dalam hal akademi dan sosial.

"Dalam bermimpi lihatlah keatas, namun pada kondisi saat ini lihatlah kebawah, agar kita bersyukur," imbuhnya.

 

Kepala Lembaga Beasiswa BAZNAS, Sri Nurhidayah memaparkan tentang berkarya di tengah pandemi sekaligus menjelaskan terkait Muhammadiyah itu sendiri. beliau juga memberikan pesan kepada peserta bahwa kita harus terus berusaha dalam memperoleh beasiswa.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Uhamka; Mahasiswa Harus Terus Aktif dan Kreatif di Masa Covid-19

Trending Now

Iklan

iklan