KabarPendidikan.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses sekaligus mewujudkan pemerataan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi. Hal ini ditandai dengan disalurkannya Bantuan Sosial (Bansos) Pendidikan bagi Mahasiswa Tidak Mampu Provinsi Riau Tahun 2026 Tahap I.
Informasi tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.)
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Yan
Dharmadi.
"Alhamdulillah, Bantuan Sosial Pendidikan bagi
Mahasiswa tidak mampu Provinsi Riau Tahun 2026 tahap I telah disalurkan. Dana
tersebut dikirim langsung ke rekening penerima," ujar Yan Dharmadi.
Yan menjelaskan bahwa pada penyaluran tahap pertama, bantuan
telah diterima oleh 1.138 mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang berasal
dari 54 perguruan tinggi di seluruh Provinsi Riau. Program ini diharapkan mampu
mengurangi beban biaya perkuliahan sehingga mahasiswa tetap dapat melanjutkan
pendidikan meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan pendidikan tersebut akan terus berlanjut ke tahap berikutnya. Saat ini, Pemprov Riau tengah mempersiapkan proses pencairan bantuan untuk tahap selanjutnya. Lebih lanjut, Yan menyampaikan bahwa sebanyak 331 mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Provinsi Riau saat ini sedang menjalani proses pencairan bantuan pendidikan tahap II.
Untuk mendukung pelaksanaan program bantuan pendidikan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau telah menyediakan alokasi anggaran khusus melalui APBD Tahun Anggaran 2026. Yan mengungkapkan bahwa Pemprov Riau mengalokasikan dana sebesar Rp6.778.628.000 pada 2026 untuk program bantuan sosial pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bentuk nyata
kehadiran pemerintah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat,
sekaligus merealisasikan komitmen Gubernur Riau agar keterbatasan ekonomi tidak
menjadi alasan bagi anak-anak Riau untuk menghentikan pendidikan tinggi mereka.
"Bantuan ini bersifat stimulan untuk membantu biaya
pendidikan, bukan hanya biaya SPP, tetapi juga untuk menunjang kebutuhan
perkuliahan lainnya," ungkapnya.
Selain bantuan sosial bagi mahasiswa kurang mampu, Pemprov
Riau juga menyiapkan program unggulan berupa Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas
Provinsi Riau Tahun 2026. Saat ini, program beasiswa yang ditujukan bagi
mahasiswa berprestasi tersebut masih dalam tahap penyelesaian akhir.
Yan menjelaskan bahwa program Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas
Tahun 2026 bagi 2.426 mahasiswa masih melalui proses sinkronisasi dan validasi
data. Ia berharap tahapan tersebut segera selesai sehingga penyaluran beasiswa
dapat segera dilaksanakan.
Untuk mendukung program Beasiswa Riau Cerdas lanjutan
tersebut, Pemprov Riau menyediakan anggaran sebesar Rp38.896.300.000.
Melalui pelaksanaan kedua skema bantuan pendidikan secara
bersamaan, pemerintah berharap semakin banyak mahasiswa di Riau yang memperoleh
dukungan untuk menyelesaikan pendidikannya. Upaya ini juga diharapkan dapat
mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan
serta menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, kompetitif, dan siap
berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Riau.
Menutup keterangannya, Yan mengimbau seluruh mahasiswa
penerima bantuan agar menggunakan dana yang diperoleh secara bijaksana untuk
memenuhi kebutuhan pendidikan serta meningkatkan prestasi akademik di perguruan
tinggi masing-masing.