KabarPendidikan.id - Universitas Muhammadiyah Prof.DR.HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Perdana dengan tema Berilmu untuk Mengabdi, Berkarya untuk Negeri dan dilaksanakan secara online serta offline di Aula A.R Fachrudin Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Sabtu (19/9).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. Dadang Kahmad selaku
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Uhamka, Henri Tambunan selaku Kepala LLDIKTI
Wilayah III Jakarta, Prof. Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Anisia
Kumala selaku Wakil Rektor I Uhamka, Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II
Uhamka, Prof. Nani Solihati selaku Wakil Rektor III Uhamka, Muhammad Dwifajri
selaku Wakil Rektor IV Uhamka, Ahmad Suhaeri selaku Kepala Biro Akademik
Kemahasiswaan Uhamka dan stakeholders.
Prof. Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka dalam
sambutannya menuturkan bahwa masa perkuliahan gasal yang akan ditempuh oleh
mahasiswa baru akan dimulai dari tanggal 21 September 2026 hingga 16 Januari
2027. Selain itu, ia juga menyampaikan dengan jelas visi Uhamka ialah
menciptakan lulusan yang memiliki kecerdasarn spiritual , intelektual,
emosional dan sosial yang tercanang dalam Prophetic Teaching University.
"Saat ini Uhamka menetapkan fokus keunggalannya di
pendidikan, tanpa meninggalakan dharma lainnya seperti penelitian, pengabdian,
dan Al-Islam Kemuhammadiayahan. Untuk
mewujudkan visi dan misi Uhamka dengan
kurikulum OBE (Outcome Based Education) agar lulusannya bisa sukses
sesuai bidangnya dalam keterampilan, pengetahuan, dan karakter yang
terbentuk," tutur Prof. Gunawan.
Sementara itu, Prof. Dadang Kahmad dalam pesannya
menyampaikan agar mahasiswa belajar bukan hanya untuk menghadapi ujian tetapi
belajarlah hingga sepanjang hayat untuk memahami kehidupan. Ia menambahkan,
jangan hanya jadikan Uhamka sebagai tempat memeroleh ijazah tetapi bangunlah
integritas dan karakter untuk membangun masa depan dengan kejujuran.
"Disamping mengejar IPK yang tinggi, bangunlah
kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, bekerja sama, memecahkan
masalah, beradaptasi, dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Maka jadilah
generasi yang memiliki wawasan global, namun tetap diiringi dengan nilai-nilai
moral," ujar Prof. Dadang.
Di lain pihak, Henri Tambunan selaku Kepala LLDIKTI Wilayah
III Jakarta dalam paparannya mengatakan, seluruh perguruan tinggi menciptakan
lingkungan belajar abad 21 menjadi kampus sehat, aman dan nyaman. Tentunya
memulai dengan mencari teman sebanyak-banyaknya, jangan sampai mencari musuh
agar kampus tetap merasa aman dan nyaman. Ia juga menyampaikan bahwa setiap
perguruan tinggi harus memiliki Satgas PPKS
agar terhindar dari kekesan seksual di lingkungan kampus.
"Mari kita ciptakan kampus Uhamka ini, sebagai tempat
berkuliah yang aman, nyaman dan inklusif. Dimulai dengan kalian mencari teman
dan menjaga silaturahmi," jelas Henri.
Pelaksanaan Kuliah Perdana Uhamka yang menekankan penguatan
ilmu, keterampilan, karakter, serta penciptaan lingkungan kampus yang aman dan
inklusif turut mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan
pendidikan yang holistik dan berorientasi pada pengembangan kompetensi
mahasiswa.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 40%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link
https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per
bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.