Sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Uhamka
terus berkomitmen memperkuat Persyarikatan melalui pengembangan cabang dan
ranting. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menginisiasi pembentukan
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Lenteng Agung.
Kegiatan ini dihadiri
oleh Prof. Zulpahmi selaku Dekan FEB Uhamka, Edi Sukardi selaku Ketua PDM
Jakarta Selatan, Naswardi selaku Ketua Lembaga Sensor Film (LSF), Indra Sutisna
selaku Sekretaris PCM Jagakarsa, Muhammad Iqbal selaku Wakil Ketua PDM Jakarta
Selatan, para Stakeholder FEB Uhamka, serta warga Muhammadiyah di lingkungan
Lenteng Agung.
Dekan FEB Uhamka, Zulpahmi, menyampaikan bahwa
inisiasi pembentukan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di lingkungan Lenteng
Agung merupakan bagian dari upaya memperkuat dakwah Persyarikatan dari tingkat
akar rumput. Menurutnya, Uhamka sebagai Amal Usaha Muhammadiyah memiliki
tanggung jawab untuk mendukung pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah.
"Kami berharap inisiasi PRM Lenteng Agung ini
menjadi awal lahirnya gerakan dakwah yang semakin kuat dan memberi manfaat bagi
masyarakat. Uhamka siap berkontribusi dalam mendukung pengembangan
Persyarikatan hingga ke tingkat ranting," ujar Prof. Zulpahmi.
Naswardi, Ketua LSF RI menyampaikan apresiasi atas
inisiasi pembentukan PRM Lenteng Agung. Menurutnya, langkah tersebut sejalan
dengan semangat dakwah amar makruf nahi mungkar serta membuka peluang
kolaborasi dalam penguatan literasi seni dan budaya melalui perfilman.
"Selamat atas inisiasi pembentukan PRM
Lenteng Agung. Semoga menjadi awal lahirnya kolaborasi dakwah kultural melalui
seni dan perfilman yang memberi manfaat bagi masyarakat," ungkap Naswardi.
Ketua PDM Jakarta Selatan, Edi Sukardi, menegaskan
bahwa dakwah merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kehadiran PRM
Lenteng Agung diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperluas syiar
Muhammadiyah di tengah masyarakat.
"Dakwah adalah tugas kita bersama. Semoga PRM
Lenteng Agung yang segera berdiri dapat menjadi penggerak dakwah Muhammadiyah
dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," tegasnya.
Indra Sutisna selaku Sekretaris PCM Jagakarsa
berharap pembentukan PRM Lenteng Agung dapat memperluas kiprah Muhammadiyah di
Jakarta. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam mengembangkan
Persyarikatan agar semakin bermanfaat bagi umat.
"Kami berharap PRM Lenteng Agung dapat segera
berdiri dan menjadi penguat dakwah Muhammadiyah. Mari bersama-sama
berkolaborasi membangun Persyarikatan yang semakin maju dan memberikan manfaat
bagi umat," tuturnya.
Wakil Ketua PDM Jakarta Selatan, Muhammad Iqbal
menekankan bahwa pengajian harus menjadi fondasi utama dalam pembentukan PRM
Lenteng Agung. Menurutnya, setelah pengajian berjalan secara konsisten,
kegiatan dapat dikembangkan ke berbagai bidang seperti pendidikan, seni, dan
pemberdayaan masyarakat.
"Pengajian adalah ruh Muhammadiyah. Dari
situlah kita membangun kebersamaan, kemudian mengembangkan berbagai kegiatan
yang semakin mendekatkan Muhammadiyah dengan masyarakat," katanya.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan
Berkualitas) melalui penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, dan
pengembangan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Uhamka berkomitmen
mendukung lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total
dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.