Dalam sambutannya, Fransiskus menyampaikan bahwa pembangunan gedung kedua sekolah tersebut telah selesai dan menjadi kebanggaan bersama. Ia berharap fasilitas baru ini dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman bagi guru dan siswa dalam menjalankan proses pembelajaran.
Ia juga mengibaratkan kehadiran gedung baru tersebut sebagai “hadiah Paskah 2026” yang membawa harapan baru bagi masa depan pendidikan anak-anak di wilayah TTU dan Belu.
Menurutnya, pembangunan kedua sekolah ini merupakan anugerah yang patut disyukuri karena akan menjadi tempat untuk membentuk pengetahuan sekaligus karakter peserta didik. Dengan demikian, diharapkan para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.
Fransiskus juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas yang telah tersedia agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Ia menekankan bahwa lingkungan belajar yang baik akan mendukung peserta didik dalam mempersiapkan masa depan yang lebih terarah.
Selain itu, ia meminta para guru untuk menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta menjalin kerja sama yang solid antara pihak yayasan, kepala sekolah, tenaga pendidik, komite, hingga orang tua siswa. Ia juga mendorong percepatan proses akreditasi kedua sekolah agar kualitas pendidikan yang diberikan mampu bersaing dengan lembaga lainnya.
DYL