KabarPendidikan.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengajak seluruh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Bekasi untuk melaksanakan pembelajaran secara daring sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengancam keamanan dan keselamatan warga sekolah.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor:
400.3.11/399/Sekre/I/2026, sebagai langkah antisipatif guna menjaga keselamatan
peserta didik dan tenaga pendidik.
Imam Faturochman selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi,
menyampaikan bahwa kebijakan penerapan pembelajaran daring ditetapkan guna
mengurangi potensi risiko akibat cuaca ekstrem, seperti hujan deras disertai
angin kencang serta genangan air di sejumlah wilayah.
“Kami meminta seluruh satuan pendidikan untuk menerapkan
pembelajaran daring sebagai langkah antisipasi. Keamanan dan keselamatan
peserta didik serta tenaga pendidik menjadi hal yang paling utama,” tutur Imam
Faturochman.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan pembelajaran daring bersifat
situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca serta keadaan di
masing-masing wilayah sekolah. Sekolah diminta untuk secara aktif memantau
perkembangan informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.
“Sekolah diharapkan dapat menyesuaikan pelaksanaan
pembelajaran dengan kondisi di lapangan dan secara berkala memantau informasi
cuaca, sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meskipun
dilaksanakan secara daring,” ujar Imam.
Selain itu, Disdik Kabupaten Bekasi juga meminta pihak
sekolah untuk memastikan kesiapan sarana pendukung pembelajaran online, serta
memperkuat koordinasi dengan orang tua atau wali murid terkait pelaksanaan
kegiatan belajar dari rumah.
“Koordinasi dengan orang tua sangat diperlukan agar
informasi terkait pelaksanaan pembelajaran daring dapat disampaikan secara
jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ucap Imam.
Disdik Kabupaten Bekasi berharap pelaksanaan pembelajaran
daring dapat menjaga keberlangsungan proses pendidikan secara optimal tanpa
mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan warga sekolah.
“Kami berharap semua sekolah bisa menjalankan pembelajaran
daring dengan lancar, sehingga hak peserta didik untuk menerima pendidikan
tetap terpenuhi meski menghadapi kondisi cuaca ekstrem,” tutup Imam.
adp