KabarPendidikan.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) menjelaskan perbedaan tahapan simulasi dan gladi bersih dalam rangka persiapan Tes Kemampuan Akademik TKA jenjang SMP. Kedua tahap ini wajib dilalui sebelum pelaksanaan TKA untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem pendukung.
Simulasi TKA hanya diikuti oleh satuan pendidikan berstatus
mandiri dan menggunakan data dummy, sehingga tidak wajib melibatkan murid
peserta TKA. Sementara itu, gladi bersih dilaksanakan oleh seluruh satuan
pendidikan, baik mandiri maupun menumpang, dengan menggunakan data sebenarnya
dan wajib melibatkan peserta.
Untuk jadwal, simulasi TKA SMP akan berlangsung pada 23
Februari hingga 1 Maret, sedangkan gladi bersih digelar pada 9–17 Maret.
Pelaksanaan TKA SMP dijadwalkan pada 6–16 April, dengan TKA susulan pada 11–17
Mei.
Ahli Pertama Pengembang Penilaian Pendidikan Pusmendik
Kemendikdasmen, Fauzan Amin Nur Rochim, menyampaikan bahwa simulasi dan gladi
bersih berfungsi menguji kesiapan lokasi tes serta fasilitas teknis. Namun,
keduanya memiliki perbedaan dalam pelaksanaan dan keterlibatan peserta.
“Simulasi ini sebagai persiapan segala kebutuhan dan teknis
pelaksanaan agar bisa dilaksanakan secara baik dan benar, serta mengurangi masalah
teknis nantinya. Meskipun begitu, untuk pelaksanaannya dan keterlibatan siswa
juga tetap berbeda,” ucap Fauzan.