Era Industri 4.0 dan Society 5.0, 286 Mahasiswa PPG Uhamka Resmi Jadi Guru Profesional

Sabtu, 13 Januari 2024 | 19:24 WIB Last Updated 2024-01-13T12:24:42Z


 KabarPendidikan.id - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA(Uhamka) menggelar Yudisium Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Periode IV, Aula Ahmad Dahlan lantai 6 FKIP Uhamka Sabtu (13/1).

 

Acara ini turut dihadiri oleh Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka, Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka, Ika Yatri selaku Wakil Dekan I FKIP Uhamka, Samsul Ma'arif selaku Wakil Dekan II Uhamka, Harinaredi selaku Wakil Dekan III FKIP Uhamka, Amirullah selaku Wakil Dekan IV Khairil Iba selaku Koordinator PPG FKIP Uhamka, Kusmajid Abdullah selaku Sekretaris Program PPG FKIP Uhamka, Purwosusilo selaku Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Andhika Ganendra selaku Plt Direktur PPG Kemdikbudristek RI, dan 286 peserta yudisium.

 

Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka menuturkan,  guru profesional ditandai dengan empat kompetensi yang perlu dikuasai yaitu pedagogik, sosial, kepribadian dan akademik. Dari keempat kompetensi tersebut akan menjadikan guru profesional yang dapat menjadi bagian upaya pendidikan nasional yang lebih baik. Tentu, PPG menjadi dinding sektor dari upaya menciptakan guru yang siap, baik, mampu mengemban tugasnya dalam perkembngan kehidupan zaman yang semakin cepat, kompleks dan luas.

 

“Maka dari itu guru dituntut untuk menjawab persoalan-persoalan yang berkembang dalam kehidupan kita sekaligus juga menjawab tantangan yang dihadapi oleh generasi Indonesia dan negara kita di dalam mempersiapkan bonus demografi serta menyongsong era Indonesia Emas,” tutur Desvian.

 

Di kesempatan yang sama, Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka mengatakan, kegiatan ini adalah yudisium PPG dengan memberikan sertifikat  kepada angkatan ke IV yang dihadiri oleh peserta yudisium secara luring dan daring. Sesuai dengan kebijakan pemerintah perkuliahan PPG ini diadakan secara daring dari berbagai daerah melalui Learning Management System (LMS) dan pertemuan sinkronus.

 

“Karena PPG ini emrupakan program pemerintah, saya kira Uhamka hanya mengikuti apa yang diadakan oleh pemerintah. Jadi kita menyiapkan dosen-dosen yang profesional, sekolah yang siap dan guru pamong yang kompeten di bidangnya. Kemudian di Uhamka pada bidang kurikulumnya ada Islam untuk Sains dan Sains untuk Islam sebagai ciri dari Perguruan Tinggi Muhamamdiyah ‘Aisyiyah,” ujar Purnama.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Era Industri 4.0 dan Society 5.0, 286 Mahasiswa PPG Uhamka Resmi Jadi Guru Profesional

Trending Now

Iklan

iklan