FTII Implementasikan Moderasi Keislaman melalui Dunia Teknologi Mesin di SMKN 1 Babelan Bekasi

Sabtu, 26 Agustus 2023 | 11:48 WIB Last Updated 2023-08-26T04:48:12Z

KabarPendidikan.id Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknologi Industri dan Informatika (FTII) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) yang diketuai oleh  Yos Nofendri selaku  dosen  FTII  Uhamka,  dengan  anggota Arif Hamzah, Emilia Roza, Rahmi Imanda, serta Isa Faqihuddin Hanif selaku dosen FTII Uhamka, dengan  anggota dari mahasiswa FTII  yaitu  Faiza Aulia Supriatna dan Muhammad Gabriel Somoal  dalam agenda  program  pengabdian masyarakat internal dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Babelan Kabupaten Bekasi.

              

Kegiatan Tim Pengabdian Masyarakat ini diorientasikan untuk memberikan pendidikan dan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pendidikan moderasi beragama melalui pemahaman teknologi permesinan

 

Secara khusus tujuan Pengmas adalah menjadikan peserta (siswa-siswi) mendapatkan pemahaman dan kepedulian siswa-siswi tentang moderasi beragama melalui pemahaman teknik mesin. Melalui pengabdian ini siswa-siswi diajarkan tentang bagaimana Islam sangat erat kaitannya dengan Ilmu Pengetahuan khususnya adalah teknologi. Kegiatan ini dilakukan dalam 2 sesi.

 

Kegiatan sesi pertama dilakukan di masjid SMK Negeri 1 Babelan berupa pemaparan tentang pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat oleh Arif Hamzah. Dalam pemaparannya ia mengajarkan kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 bahwa dalam kehidupan ini, manusia memiliki dua yaitu hubungan yaitu “Habluminallah dan Habluminannas”, yang berarti hubungan kita dengan Allah SWT dan hubungan kita dengan manusia.

 

“Hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan manusia haruslah seimbang. Beliau juga menjelaskan bahwa diantara masyarakat kita ada yang hubungan kedua ini tidak seimbang, yang mengakibatkan munculnya ujaran kebencian yang mengatasnamakan agama ataupun suatu kelompok,” ujarnya.

 

Selanjutya pemberian materi diberikan oleh Dosen Teknik Mesin yaitu Yos Nofendri tentang “Pendidikan  Moderasi Beragama Melalui Pemahaman Teknologi Permesinan”. Moderasi beragama bisa diwujudkan dengan sikap toleransi dan menjaga keseimbangan sistem. Dalam bidang permesinan, angka toleransi sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu alat dalam mechanical drawing. Ketiadaan angka toleransi bisa berakibat suatu alat yang dibuat tidak akan bisa diproduksi masal.

 

“Begitu juga tentang pentingnya menjaga keseimbangan sistem. Dalam ilmu termodinamika, keseimbangan alam yang terganggu akan berakibat adanya pelepasan atau penyerapan energi yang bisa berakibat bencana alam. Ini adalah cara alam semester menjaga keseimbngan diri nya sendir. Tidak ada satu ayatpun dalam Al Qur’an yang bertentangan dengan perkembangan ilmu pengetahuan,” lanjutnya.

 

Kegiatan pengmas ini disambut baik oleh pihak SMK Negeri 1 Babelan. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang hadir, ini terlihat dari sambutan hangat dari pihak sekolah dan antusias siswa-siswi SMK Negeri 1 Babelan pada saat pelaksanaan sesi tanya jawab.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FTII Implementasikan Moderasi Keislaman melalui Dunia Teknologi Mesin di SMKN 1 Babelan Bekasi

Trending Now

Iklan

iklan