Menag Dorong MoU dengan Al Azhar Mesir guna Perkuat Sinergi Pendidikan

Jumat, 23 Desember 2022 | 11:08 WIB Last Updated 2022-12-23T04:08:34Z


KabarPendidikan.id
- Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Al Azhar Mesir dalam rangka penguatan sinergi di bidang pendidikan.

 

"Kunjungan ini dalam rangka menguatkan sinergi Kemenag dan Al Azhar, terutama dalam penerimaan mahasiswa baru," ujar Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Rabu.

 

Menag mengatakan dalam lawatannya ke Mesir dirinya juga dijadwalkan bertemu dengan Grand Syekh Al Azhar dan Prof Dr Ahmed Al-Tayeb. Pertemuannya dengan Grand Syekh Al Azhar untuk berdiskusi tentang keumatan.

 

Sementara itu, M. Ali Ramdhani selaku Dirjen Pendidikan Islam mengatakan bahwa kerja sama Kemenag dan Al Azhar sangat penting dan hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Oleh karena itu, minat mahasiswa Indonesia untuk kuliah di Al-Azhar sangat tinggi.

 

Selain itu, peran Al Azhar dalam bidang pendidikan dan budaya di dunia juga sangat menonjol.

 

"Kerja sama melalui penandatangan MoU antara Kemenag dan Al Azhar sangat penting dan sangat ditunggu masyarakat dalam rangka untuk memperbaiki tata kelola pengiriman mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir," ujar M. Ali Ramdhani.

 

Dalam hal ini, ada empat hal yang diatur dalam MoU Kemenag dan Al-Azhar. Pertama, perbaikan tata kelola pengiriman calon mahasiswa baru melalui sistem ujian kesetaraan (muadalah) Al Azhar yang terstandarisasi.

 

Kedua, setiap alumnus Ponpes dan Madrasah Aliyah (MA) berpeluang melanjutkan belajar di Universitas Al Azhar setelah melalui ujian yang diselenggarakan secara bersama antara Kemenag dan Al Azhar.

 

Ketiga, memastikan kompetensi lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren di Indonesia yang akan masuk ke Universitas Al-Azhar dengan syarat-syarat penerimaan calon mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar sesuai keputusan Majelis Tertinggi Al-Azhar.

 

Keempat, kerja sama ini membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk mendaftar dan melanjutkan studinya pada program sarjana S1 yang ditetapkan Al-Azhar atau pada lembaga pendidikan tinggi yang mempunyai program double degree.

 

"Atau semisalnya yang mempunyai kerja sama bidang-bidang tertentu di Indonesia dengan Universitas Al-Azhar," tambah M. Ali Ramdhani.


ADP/SAN

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menag Dorong MoU dengan Al Azhar Mesir guna Perkuat Sinergi Pendidikan

Trending Now

Iklan

iklan