Pendidikan di Papua

Minggu, 10 April 2022 | 10:06 WIB Last Updated 2022-04-10T03:06:00Z


Oleh : Aprilia Regita 

Mahasiswa Uhamka


Kondisi pendidikan anak sekolah di daerah pedalaman cukup memprihatinkan , karena tingkat partisipasi warga pedalaman untuk sekolah masih sangat rendah. Apalagi daerah pedalaman Papua merupakan daerah konflik atau rawan , maka dari itu banyak dari anggota TNI dan Polri yang dikirimkan ke pedalaman untuk menjaga wilayah pedalama Papua agar aman dan masyarakat menjadi tenang. Banyak anak pedalaman Papua yang masih belum dapat merasakan bangku pendidikan karena keterbatasan ekonomi dan kurangnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan , banyak dari anak papua yang tidak sekolah karena mereka dan orang tuanya tidak memahami tentang sekolah jadi mereka lebih memilih untuk membantu orang tua mereka bekerja.

Penyebab paling utama anak-anak pedalaman tidak sekolah adalah tuntutan untuk membantu orang tua bekerja kebun. Hal itu memperburuk dengan orang tua yang tidak mengetahui betapa pentingnya pendidikan anaknya untuk memperbaiki masa depan anaknya. Banyak program-program bagus pemerintah papua khususnya untuk pedalaman Papua , tapi nyatanya banyak anak-anak Papua yang tertinggal atau tidak merata tapi ada juga yang sudah maju.

Penyebab utamanya adalah mereka tinggal di daerah konflik seperti Intan Jaya. Anak-anak pedalaman Intan Jaya banyak yang ikut orang tuanya bekerja kemudia mereka meninggalkan sekolah. Sementara penyebab dari segi kultural adalah siswa siswi pedalaman Papua tersebut tak biasa duduk berjam jam di atas bangku sekolah mendengarkan ceramah guru yang mengajarkan materi pelajaran.

Anak-anak pedalaman Papua lebih fasih/paham mengenai menulis dan mengenal jenis-jenis tumbuhan pakis dan katak yang hidup di sekitar tempat tinggal mereka. Ketimbang mereka mempelajari materi yang sesuai dengan kurikulum nasional. Persoalan pendidikan di pedalaman Papua ini bukanlah persoalan kurikulum nasional yang kurang cocok dengan kultur pendidikan di Tanah Papua. Banyak anak Papua yang masih buta aksara yang di alami anak pedalaman Papua, umtuk mengatasi hal tersebut harus di berikan pemahaman agar warga pedalaman Papua dapat mengenyam pendidikan yang setara dengan daerah lain yang sudah maju.

Kedatangan personel TNI POLRI di pedalaman Intan Jaya Papua di sambut antusias oleh warga kampung Sugapa Intan Jaya para anggota TNI POLRI memberikan pelajaran kepada anak-anak Papua yang kurang dalam menempuh bangku pendidikan, anggota TNI POLRI memberikan materi membaca huruf alphabet, menulis huruf hingga menghafal dan mengeja kata-kata. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi oleh masyarakat kampung Sugapa dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini warga Papua dapat menerima pendidikan yang layak.

Maka dari itu pemerintah perlu mensurvei langsung bagaimana kondisi pedalaman Papua dan pemerintah harus memfasilitasi apa yang dibutuhkan warga pedalaman, banyak juga anak-anak pedalaman Papua yang kondisinya memprihatikan. Banyak dari anak-anak papua yang kurus bahkan ada juga bayi yang harus di ajak orang tuanya bekerja di kebun karena tidak ada yang mengurus dirumah.





Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pendidikan di Papua

Trending Now

Iklan

iklan