Tantangan Masa Depan Sumber Daya Manusia

Jumat, 04 Maret 2022 | 10:06 WIB Last Updated 2022-03-04T03:06:00Z

 



 

Dinda Safitri

Mahasiswa FEB Uhamka

 

Kendati akhir-akhir ini penularan pandemi Covid-19 telah mulai menurun, namun sesungguhnya masyarakat patut tetap waspada. Dunia usaha dan perekonomian yang mulai bernafas lega lantaran penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga tetap siaga karena saat ini masih dalam situasi yang   ”unpredictable”.

Tanpa kita sadari, pandemi Covid-19 telah mentransformasi banyak aspek kehidupan dan bisnis, termasuk dalam ketenagakerjaan. Bahkan pandemi Covid-19  cenderung mengakselerasi prediksi para pakar manajemen dan perilaku, tentang dunia usaha dan tuntutan ketenagakerjaan.

Semula pakar manajemen memperkirakan bahwa perubahan kualifikasi SDM masih memerlukan waktu lama, tetapi kenyataan menunjukkan bahwa pandemi Covid-19, kini telah terjadi percepatan  penerapan kerja di rumah, alias Work from Home, lewat sistem remote dan mobile.

 Beberapa contoh disajikan World Economic Forum bahwa job-job yang bersifat clerical, administratif dan transaksional rutin seperti entri data, pembukuan dan penggajian, kesekretariatan, mekanik, pengantar surat akan digantikan fungsinya oleh sistem Teknologi Informasi.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tantangan Masa Depan Sumber Daya Manusia

Trending Now

Iklan

iklan