Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Penerus Bangsa di Indonesia Timur

Kamis, 11 November 2021 | 13:35 WIB Last Updated 2021-11-11T16:02:32Z

 


Kabarpendidikan.id
 Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) dan U.S Consulate General Surabaya melakukan kerja sama dalam upaya pemerataan kemampuan literasi digital anak muda di seluruh Indonesia dengan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan peserta yaitu siswa SMU di 10 Kabupaten di Indonesia yang akan dilakukan secara daring, pada 6-7 November 2021.

 

Program yang dinamakan Penguatan Kecakapan Digital untuk Generasi Muda di Indonesia Timur ini memang berfokus pada pemerataan dalam meningkatkan literasi pemuda-pemuda di wilayah Timur Indonesia.

 

Ras Amanda selaku Koordinator Program tersebut menyebutkan bahwa, FGD yang dilakukan di 5 Provinsi ini bertujuan untuk mengelompokkan dan memenuhi kebutuhan generasi muda di wilayah Indonesia Timur untuk bisa berkompetensi dalam era literasi digital.

 

“selain membawa misi dari Japelidi sendiri kita juga ingin menyebarkan kebiasaan kompetensi literasi digital bagi penerus bangsa kita di wilayah timur Indonesia,” Tutur Amanda.

 

Diungkapkan bahwa setiap provinsi melaksanakan FGD secara terpisah. Setiap provinsi akan menurunkan tim yang terdiri dari fasilitator, notulis, dan peneliti. Setiap provinsi nantinya akan mengundang 12 siswa didalamnya.

 

Sekolah-sekolah yang terpilh mengikuti program ini adalah SMAN 6 dan SMAN 15 Maluku Selatan, SMAN 7 Buru Selatan. SMAN 1 Karang Intan Banjarmasin, SMAN 1 Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, SMAN 1 dan SMAN 14 Gowa, SMAN 1 Pare-Pare, SMAN 2 Amlapura dan SMK PGRI Amplapura Kabupaten Bangli, SMAN 1Susut, SMAN 2 Bangli, SMKN 1 Bangli, SMAN 1 Komodo Labuan Bajo, dan SMAN 1 Amarasi Barat Kabupaten Kupang.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Penerus Bangsa di Indonesia Timur

Trending Now

Iklan

iklan