Literasi Rendah, Hoaks Melimpah

Minggu, 04 April 2021 | 07:56 WIB Last Updated 2021-04-04T00:56:00Z


(Arin Nuraeni/ Mahasiswa Uhamka)

Kabarpendidikan.id Pendidikan memiliki peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Berbagai macam edukasi telah diberikan sedari kecil hingga dewasa, entah edukasi dari pendidikan formal maupun pendidikan nonformal, dengan tujuan menjadikan seseorang lebih bertanggung jawab atas keputusan untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Melalui edukasi dan literasi keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat, semakin tinggi edukasi seseorang maka semakin tinggi pula tingkat literasi yang terbentuk.

 

Mengutip pendapat dari Roger farr (1984) bahwa ‘Reading is the heart of education’. Pernyataan ini memberikan pernyataan bahwa literasi dan pendidikan memiliki keterkaitan yang erat. Literasi sendiri bukan hanya sekedar membaca tetapi juga memahami inti sari. Mirisnya yang terjadi ialah maraknya membaca tanpa benar-benar memahami sehingga informasi yang diterima langsung dipercayai tanpa diverifikasi.

 

Berdasarkan peringkat Program Penilaian Pelajar Internasional atau Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia berada diurutan 73 untuk kompetensi membaca, artinya ada diperingkat enam dari bawah, dengan tingkat literasi yang serendah ini, maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat Indonesia masih kesulitan dalam berpikir kritis, sehingga mudah dibohongi dan termakan hoaks mentah-mentah tanpa mencari sumber informasi tersebut. Asal membaca judul atau membaca sekilas tanpa benar-benar memahami langsung disebar tanpa berpikir dua kali, mengikuti isu-isu hangat agar dianggap mengikuti berita yang ada.

 

Sebenarnya faktor pemicu penyebaran hoaks cukup beragam, tetapi yang paling krusial adalah literasi yang rendah. Persoalan hoaks ini akan sulit untuk diberantas  jika tidak dengan dibentengi oleh diri sendiri. Oleh karena itu, menurut saya dengan membekali diri sendiri dengan edukasi dan literasi akan membuat pola pikir terasah kembali menjadi lebih kritis, sehingga ketika mendapat informasi kita dapat menelah dan mengonfirmasikannya secara mandiri.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Literasi Rendah, Hoaks Melimpah

Trending Now

Iklan

iklan