Kemendikbud Rancang 9 Program Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 26 November 2020 | 15:48 WIB Last Updated 2020-11-26T08:48:38Z


Kabarpendidikan.id
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan ada sembilan kebijakan dan program yang khusus dirancang di masa pandemi ini.

 

Pada saat sambutan upacara peringatan Hari Guru Nasional di Gedung Kemendikbud yang juga disiarkan langsung secara live di kanal Youtube Kemendikbud RI. Nadiem Makakarim menjelaskan Sembilan kebijakan dan program yang telah dijalankan. Pertama, Bantuan kuota data internet. 20 gb/bulan untuk peserta didik jenjang PAUD. 35gb/bulan untuk peserta didik jenjang SD dan SMP. 42 gb/bulan untuk pendidik jenjang PAUD, SD, SMP. Dan 50gb/bulan untuk Dosen dan Mahasiswa.

 

Lalu program yang kedua adalah fleksibilitas penggunaan dana BOS. Dana BOS dapat digunakan siswa dan guru untuk menunjak pembelajarannya. Misalnya untuk pembelian pulsa atau paket internet, dan layanan pendidikan berbayar lainnya.

 

Ketiga adalah pengalokasian BOS afirmasi dan BOS kinerja untuk bantuan Covid-19 di sekolah negeri dan swasta yang paling terdampak pandemi. Keempat, bantuan subsidi upah untuk guru dan tenaga kependidikan non PNS.

 

Kelima, kurikulum darurat pada satuan pendidikan dalam kondisi khusus. Pelaksanaan kurikulum pada kondisi khusus bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk menentukan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik.  Satuan pendidikan pada kondisi khusus dalam pelaksanaan pembelajaran dapat 1) tetap mengacu pada Kurikulum Nasional; 2) menggunakan kurikulum darurat; atau 3) melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri. Semua jenjang pendidikan pada kondisi khusus dapat memilih dari tiga opsi kurikulum tersebut.

 

Keenam, program guru belajar. Program guru belajar adalah program pembelajaran yang dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan dalam melakukan pembelajaran jarak jauh yang sesuai dengan kondisi khusus , seperti masa pandemi COVID-19, dengan tetap memberikan pembekalan dasar yang bermakna bagi siswa untuk melakukan merdeka belajar.

 

Lalu ketujuh adalah program laman guru berbagi yang merupakan gerakan kolaborasi pemerintah, guru, komunitas, dan penggerak pendidikan untuk bersama hadapi Covid-19. Kedelapan adalah program belajar dari rumah TVRI yang dapat diikuti oleh peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA sederajat. Dan program yang terakhir adalah seri webinar di masa pandemi.

 

“Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru, tenaga kependidikan dan juga orang tua agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak indonesia” tutur Nadiem. (FHA)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kemendikbud Rancang 9 Program Pendidikan di Masa Pandemi

Trending Now

Iklan

iklan