KabarPendidikan.id - Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kabupaten Probolinggo mempersiapkan berbagai program edukasi guna meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini hingga penghujung 2026.
Berbagai persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus dan
pleno DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo yang digelar di ruang pertemuan Dharma
Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC PP PAUD Kabupaten
Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto bersama jajaran pengurus DPC PP PAUD
Kabupaten Probolinggo serta DP Ranting PP PAUD Kecamatan se-Kabupaten
Probolinggo.
Tidak hanya membahas agenda organisasi, rapat tersebut
sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang pengenalan kepengurusan baru PP PAUD
Kabupaten Probolinggo untuk masa bakti 2026-2029.
Pengurus PP PAUD di tingkat kecamatan diharapkan dapat
memperkuat koordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya IGTKI, Himpaudi,
lembaga pendidikan PP PAUD, serta Bunda PAUD kecamatan.
Ketua DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas
Irwanto menyampaikan bahwa rapat tersebut menjadi bagian penting untuk
memastikan program yang telah disusun dapat segera direalisasikan sekaligus
disampaikan hingga ke tingkat kecamatan.
“Hari ini PP PAUD Kabupaten Probolinggo mengadakan rapat
pengurus dan pleno yang kami jadikan satu. Selain membahas program-program yang
akan dilaksanakan pada sisa tahun 2026, setelah ini kami juga harus
menyosialisasikannya kepada Ketua PP PAUD di kecamatan,” ujarnya.
Rita Erik menjelaskan, PP PAUD memiliki posisi strategis
dalam mendorong peningkatan kapasitas lembaga pendidikan anak usia dini. Upaya
tersebut mencakup aspek pembelajaran sekaligus penguatan wawasan, tata kelola,
dan manajemen lembaga.
“Tugas PP PAUD salah satunya adalah memberikan penambahan
wawasan, ilmu, tata kelola dan manajemen TK dan PAUD,” jelasnya.
Atas dasar tersebut, berbagai agenda yang telah disiapkan
akan difokuskan pada peningkatan pemahaman guru, pengelola lembaga, dan orang
tua dalam memberikan pendampingan terhadap proses tumbuh kembang anak.
“Salah satu program yang disiapkan adalah talkshow parenting
yang akan mempertemukan perspektif orang tua dengan kebutuhan anak. Forum
tersebut diharapkan dapat membantu orang tua memahami pola pendampingan yang
sesuai dengan perkembangan anak,” terangnya.
Rita Erik juga menyampaikan bahwa PP PAUD akan menghadirkan
kegiatan yang membahas pola pembelajaran bagi anak-anak TK. Kegiatan tersebut
diharapkan mampu memperluas wawasan para pendidik dalam merancang pembelajaran
yang lebih optimal dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
“Program lain yang akan disosialisasikan adalah wajib
belajar 13 tahun. Pemahaman mengenai kebijakan pendidikan tersebut penting agar
orang tua dan masyarakat mengetahui posisi pendidikan anak usia dini dalam
perjalanan pendidikan anak,” tegasnya.
Selain program tersebut, PP PAUD Kabupaten Probolinggo juga
berencana menyelenggarakan talkshow yang mengangkat masa transisi anak dari
jenjang TK menuju sekolah dasar (SD).
“Ada talkshow tentang parenting antara orang tua dan murid,
pola pembelajaran yang lebih baik untuk anak-anak TK, sosialisasi wajib belajar
13 tahun serta talkshow tentang masa transisi dari TK ke SD,” urainya.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung
pada September hingga November 2026. “Fokus kegiatan diarahkan pada
pembelajaran dan parenting sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh
guru maupun orang tua,” lanjutnya.
Rita Erik menekankan bahwa pendidikan anak usia dini perlu
mendapatkan perhatian yang optimal karena merupakan tahapan awal dalam
membentuk kemampuan anak sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.
“PAUD dan TK ini adalah fondasi bagi anak-anak untuk bisa
lebih berkembang di masa yang akan datang. Karena itu, edukasi kepada guru-guru
TK dan PAUD tentang pembelajaran dan parenting sangat penting,” tambahnya.
Sementara itu, Rita Erik mengimbau pengurus PP PAUD di
tingkat kecamatan agar tidak hanya berfokus pada tugas administratif. Pengurus
juga diharapkan berperan aktif dalam memberikan motivasi, melakukan evaluasi,
serta membangun komunikasi dengan lembaga PAUD dan TK di wilayah masing-masing.
“Kami berharap para Ketua PP PAUD kecamatan ikut memberikan
semangat dan evaluasi terhadap TK dan PAUD yang ada di wilayah masing-masing,”
pungkasnya.