KabarPendidikan.id - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Uhamka bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penggalangan dana sejak tanggal 16 hingga 31
Agustus 2026 sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sivitas akademika Uhamka
terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Dana yang berhasil dihimpun
kemudian disalurkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam proses
penanganan pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap, dengan
tahap pertama dilaksanakan pada 19 Agustus 2026 dan tahap kedua direncanakan
pada awal September 2026.
Seluruh hasil penggalangan dana diberikan
kepada relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Universitas
Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) yang bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)
Sikka membentuk tim relawan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di
wilayah tersebut.
Bantuan yang telah disalurkan melalui MDMC
tersebut diberikan dalam bentuk sembako dan berbagai kebutuhan dasar lainnya,
seperti peralatan tidur serta perlengkapan mandi. Bantuan tersebut diharapkan
dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak selama proses penanganan
dan pemulihan pascabencana.
Penyaluran bantuan melalui relawan MDMC UNIMOF
dan PDM Sikka juga menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk memastikan
dukungan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Uhamka terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus implementasi nilai-nilai kemanusiaan melalui kolaborasi antara Lazismu, BEM Uhamka, dan jaringan relawan Muhammadiyah. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana dan penguatan kolaborasi dalam aksi kemanusiaan.