KabarPendidikan.id Semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia terus
diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang mendukung
pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Salah satunya ditunjukkan melalui kolaborasi strategis
antara Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
(Uhamka) dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede
Pangrango (TNGGP) dalam memperkuat sinergi di bidang
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam
mengoptimalkan kawasan TNGGP tidak hanya sebagai
pusat konservasi keanekaragaman hayati, tetapi juga
sebagai laboratorium hidup yang mendukung
pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta
pemberdayaan masyarakat.
Dalam diskusi yang berlangsung di kawasan Taman
Nasional Gunung Gede Pangrango, Kepala Balai Besar
TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta, menegaskan bahwa
kerja sama yang dibangun harus mampu memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Menurutnya, konservasi saat ini tidak lagi hanya dipahami
sebagai upaya menjaga kawasan hutan, tetapi juga harus
mampu menghadirkan dampak positif yang dirasakan
masyarakat serta menghasilkan pengetahuan baru yang
berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
"TNGGP masih menyimpan banyak potensi yang dapat
dieksplorasi bersama. Mulai dari kemungkinan
ditemukannya spesies baru, seperti anggrek endemik,
kekayaan bentang alam berupa lembah purba, hingga jejak
sejarah dan budaya yang berkaitan dengan Kerajaan
Pajajaran dan Prabu Siliwangi. Seluruh potensi tersebut
perlu dikaji secara ilmiah agar dapat memberikan manfaat
yang lebih luas," ujarnya di Cianjur (20/6).
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi yang terjalin tidak
boleh berhenti pada aspek administratif semata, melainkan
harus diwujudkan dalam bentuk penelitian, publikasi
ilmiah, inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai
program yang memberikan dampak nyata bagi konservasi
dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan.
Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka, Purnama Syae
Purrohman, menyampaikan bahwa FKIP Uhamka memiliki
kekuatan multidisiplin melalui 12 program studi yang siap
berkontribusi dalam mendukung pengelolaan kawasan
konservasi secara komprehensif.
Menurutnya, isu konservasi tidak hanya dapat dikaji dari
aspek lingkungan, tetapi juga melalui perspektif sosial,
budaya, pendidikan, ekonomi, hingga bahasa.
"Melalui Program Studi Pendidikan Geografi, Pendidikan
Biologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika,
Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan
Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan
Bahasa Jepang, Bimbingan dan Konseling, PG PAUD, serta
PGSD, kami melihat peluang besar untuk menghadirkan
berbagai inovasi dan kajian yang mendukung keberlanjutan
kawasan konservasi," katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kajian yang akan
dikembangkan tidak terbatas pada penelitian biodiversitas
dan ekosistem, tetapi juga mencakup eksplorasi sejarah
kawasan, budaya masyarakat sekitar, pendidikan
konservasi, ekonomi hijau, literasi lingkungan, hingga
penguatan karakter generasi muda yang peduli terhadap
keberlanjutan lingkungan.
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat peran perguruan
tinggi dalam mendukung program Kampus Berdampak, di
mana hasil pendidikan tinggi diharapkan mampu
memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai
persoalan lingkungan dan sosial di masyarakat.
Melalui semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia,
Uhamka dan Balai Besar TNGGP berkomitmen menjadikan
konservasi sebagai gerakan bersama yang mengintegrasikan
ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya, dan pemberdayaan
masyarakat. Dengan demikian, kawasan konservasi tidak
hanya menjadi ruang perlindungan keanekaragaman hayati,
tetapi juga menjadi pusat lahirnya inovasi, pengetahuan
baru, serta solusi berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas
fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah
terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum
Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education
(OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya
kuliah menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan
dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/
dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan
dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar
40 miliar.