KabarPendidikan.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka bekerja sama dengan berbagai satuan pendidikan untuk memenuhi kebutuhan stok darah.
Meina Lina, Ketua PMI Kabupaten Bangka, menjelaskan bahwa
pihaknya mengarahkan kegiatan ini ke sekolah-sekolah SMA sederajat guna
menumbuhkan pendonor darah sukarela muda sebagai generasi penerus relawan.
“Antusiasme para siswa cukup tinggi untuk mendonorkan darah,
dan sebagian dari mereka tampak mulai memahami pentingnya aksi kemanusiaan
dalam membantu sesama,” ujar Meina.
Meina menyebutkan bahwa kebutuhan darah tidak hanya datang
dari orang dewasa, melainkan juga dari pelajar yang jumlahnya kini kian
meningkat.
“Permintaan darah terus naik tiap tahun, terutama untuk
berbagai kebutuhan medis, mulai dari operasi hingga penanganan ibu melahirkan
dan pasien penyakit kronis,” jelasnya.
Hal ini membuat dukungan dari satuan pendidikan menjadi
faktor yang sangat dibutuhkan guna mempertahankan kestabilan persediaan darah.
Menurut Riska, siswa SMK Negeri 1, kegiatan donor darah di
sekolah tidak hanya bermanfaat bagi pasien yang memerlukan, tetapi juga
mendorong tumbuhnya kesadaran sosial di antara siswa.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin,
karena menanamkan nilai tolong-menolong di antara kami,” tutur Riska.
adp