Guru Pendidikan Agama Islam di Kepulauan Riau mengadakan MGMP terkait Kurikulum Merdeka

Senin, 09 Oktober 2023 | 10:09 WIB Last Updated 2023-10-09T03:16:28Z

KabarPendidikan.id Riadul Afkar sebagai perwakilan dari Kakanwil dan juga Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) mengatakan bahwa Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan tempat berdiskusi dalam mengatasi permasalahan yang terjadi selama proses belajar mengajar di sekolah.


“Permasalahan di sekolah masing-masing dijadikan bahan diskusi untuk dicari jalan keluarnya, sehingga ketika keluar dari sini, permasalahan itu sudah selesai dan solusinya bisa diterapkan di sekolah,” ujar Riadul.


Pada Kurikulum Merdeka, siswa dapat memilih topik dan gaya yang dapat diterapkan pada kegiatan pembelajaran yang diminati. Oleh karena itu, guru berperan dalam menyenangkan kegiatan pembelajaran di kelas dengan sikap aktif, kreatif, dan inovatif.


“Terus gali potensi karena guru itu memegang tanggung jawab yang besar untuk anak-anak, jangan hanya mengajar sekadar mendapatkan sertifikasi saja,” pesannya.


Peran guru  yang disampaikan Riadul Afkar bukan hanya sekedar mengajar, mengejar gelar, dan sertifikasi saja. Namun, guru memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam menjaga amanah untuk mendidik dan membentuk akhlakul karimah bagi peserta didik.


Riadul Afkar berpesan dari kegiatan MGMP PAI dapat menjalin silahturahmi dan komunikasi dengan Kemenag Kepri. Hal ini ini diharapkan agar guru dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

(Faddila D/Dyl)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Guru Pendidikan Agama Islam di Kepulauan Riau mengadakan MGMP terkait Kurikulum Merdeka

Trending Now

Iklan

iklan