Bantu Penyandang Tunanetra, Mahasiswa UNY Ciptakan SeeLife

Rabu, 18 Oktober 2023 | 08:56 WIB Last Updated 2023-10-18T01:56:39Z


KabarPendidikan.id
Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menciptakan tongkat pintar untuk membantu  penyandang tunanetra. Memperkenalkan SeeLife dapat digunakan untuk meningkatkan literasi bagi penyandang tunanetra.

 

 SeeLife adalah kunci pintar masa depan yang mengintegrasikan teknologi bantu, kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT). Melalui lima mahasiswa UNY  dari  program penelitian berbeda, SeeLife menjadi bukti implementasi komitmen Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mengakui semua penyandang disabilitas yang beragam.

 

Fitur Unggulan SeeLife

Anggota tim SeeLife Almanda Fransisca,  yang juga mahasiswa bahasa Jerman, mengatakan smart key ini memiliki keunggulan yaitu menerjemahkan langsung melalui kamera. Dengan penerapan IoT, SeeLife juga terhubung dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan server Google Translate.

 

"Gagasan ini bertujuan untuk memfasilitasi peningkatan literasi bagi mereka yang memiliki gangguan penglihatan," ungkapnya dikutip dari rilis di laman resmi UNY, Selasa (17/10/2023)

.

SeeLife ibarat mata pengganti yang memungkinkan penyandang tunanetra  melakukan aktivitas yang berhubungan dengan bahasa. Dengan demikian, mereka bisa bertindak mandiri tanpa harus bergantung pada orang lain.

 

 Selain penerjemah langsung, fitur unggulan kedua dari alat ini adalah sensor DHT 11 dan kamera mikrofon. Mico Nopriansyah mengatakan keduanya berperan aktif dalam kegiatan tunanetra.

 

 Jadi ketika  mereka bepergian, mereka selalu tahu di mana mereka berada karena terhubung dengan Google Maps dan Temukan Perangkat Saya. Desain stick SeeLife juga terbuat dari bahan  yang kokoh dan ringan sehingga mudah  digenggam dan digunakan.

 

 Dengan keunggulan tersebut, SeeLife menjadi salah satu proyek inovatif yang mendapat pendanaan dari Program Inovasi Mahasiswa (PKM) bidang VGK. Tim Seelife beranggotakan lima mahasiswa berprestasi yaitu Yosefina Wea Dede, Almanda Fransisca S dan Bapak Mico Nopriansyah dari Program Studi Bahasa Jerman, Rahadian Abimanyu dari Program Studi Sastra Inggris dan Khoiriyah dari program studi pendidikan luar biasa.

 

Informasi lebih lengkap terkait SeeLife dapat diakses melalui media sosial seperti Instagram, YouTube dan Facebook @seelife.tech. Dengan slogan "Opening eyes, transforming lives" alat ini diharapkan bisa memberi manfaat nyata terutama bagi penyandang disabilitas tunanetra.

 

 

Fitri Hidayati/adp

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bantu Penyandang Tunanetra, Mahasiswa UNY Ciptakan SeeLife

Trending Now

Iklan

iklan