Kuliah Umum Uhamka Hadir untuk Sampaikan Pentingnya Memiliki Skill di Industri 4.0 dan Sosial 5.0

Sabtu, 23 September 2023 | 15:48 WIB Last Updated 2023-09-23T08:48:40Z


KabarPendidikan.id
- Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema Inovasi untuk Peradaban Berkemajuan di Kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka, Sabtu (23/9).

 

Acara ini turut dihadiri oleh Sudarnoto Abdul Hakim selaku Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) Uhamka dan Djali B. Sangadji  Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Anisia Kumala selaku Wakil Rektor I Uhamka, Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka, Prof Nani Solihati selaku Wakil Rektor III Uhamka, Muhammad Dwifajri selaku Wakil Rektor IV Uhamka, Prof Toni Toharudin selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Akhmad H Abubar selaku ketua PWM DKI Jakarta, dekan beserta wakil dekan, Direktur, mahasiswa baru Uhamka dan stakeholders.

 

Prof Gunawan Suryoputro menyampaikan Uhamka memiliki visi untuk menjadi Prophetic Teaching University melalui empat kompetensi, yaitu dengan mencerdaskan insan yang cerdas secara spiritual, intelektual, emosional, dan sosial untuk menciptakan peradaban yang berkemajuan

 

“Cerdas spiritual dimana mahasiswa Uhamka yang beriman dan bertaqwa sebagai basis individu maupun sosial. Cerdas intelektual adalah mahasiswa yang memiliki potensi sebagai mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan kritis. Selanjutnya kecerdasan emosional, dimana mahasiswa Uhamka memiliki kesadaran pribadi atau self awareness untuk memotivasi dirinya sendiri untuk berprestasi dan menjadi insan yang sukses. Yang terakhir cerdas sosial dimana mahasiswa Uhamka menciptakan hubungan kepada masyarakat dengan baik,” ujar Prof Gunawan.

 

Di lain pihak, Sudarnoto selaku Sekretaris BPH Uhamka mengatakan bahwa universitas merupakan pusat untuk menggali ilmu pengetahuan dan kearifan, selain itu juga menjadi penggerak peradaban yang akan membawa bangsa yang besar, maju, bermartabat dan dihormati seluruh dunia.

 

“Kehadiran ananda menjadi mahasiswa di Uhamka menjadi sungguh sangat tepat, karena anda akan menggali ilmu pengetahuan, kearifan, bersosial, dan membangun karakter. Siapkan pikiran dan mental anda untuk menjadi orang yang haus akan pengetahuan agar menjadi insan yang berkualitas di masa depan. Masa depan itu tidak ditunggu, tetapi dirancang mulai hari ini. Maka bersyukurlah anda yang sudah berkuliah di Uhamka, karena masih banyak di luar sana yang belum dapat berkesempatan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujar Sudarnoto.

 

Sementara itu, Akhmad Abu Bakar mengucapkan peran Uhamka sebagai wadah untuk persyarikatan dalam mencapai tujuan dalam bidang pemdidikan.

 

Ia juga menyebutkan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam kemasyarakatan dan kemanusiaan dengan dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar yang mewujudkan masyarakat Islam yang berkemajuan.

 

“Muhammadiyah bukan aliran agama, melainkan organisasi Islam kemasyarakatan dan kemanusiaan. Muhammadiyah dikenal dengan gerakan dakwah Islam dan amar ma'ruf nahi munkar. Uhamka merupakan salah satu wadah Muhammadiyah untuk mencapai tujuan persyarikatan yaitu tercapainya masyarakat Islam yang sebenarnya. Terima kasih kepada seluruh pimpinan Uhamka telah mengadakan Kuliah Umum ini. Kami ucapkan terima kasih juga atas kepercayaan teman-teman mahasiswa baru untuk menimba ilmu di Uhamka,”ujarnya.

 

Selanjutnya, Prof Toni Toharudin selaku Kepala LLDIKTI Wilayah III menyampaikan, janganlah patah semangat dalam mencari ilmu, jika bersungguh-sungguh untuk mencari ilmu maka akan memetik hasilnya. Ia juga berpesan kepada mahasiswa baru di Uhamka agar tetap bersemangat untuk belajar dan berprestasi di kampus terbaik ini.

 

“Sesuai dengan tema yang saya bawakan, tantangan pendidikan tinggi di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0, banyak sekali hal yang harus dilakukan untuk perubahan. Keterampilan atau skills yang diperlukan mahasiswa untuk menghadapi era industri 4.0 dan society 5.0 Skills untuk menghadapi industri 4.0 diantaranya digital literacy and coding skills, adaptability and flexibility, critical problem solving, collaboration and teamwork, dan creativity and innovation. Dan skills untuk society 5.0 yaitu,  emotional inttelegence and empathy, ethical decisionmaking, environmental sustainability, leadership and management skills, dan cross-cultural communication,” ungkap Prof Toni.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kuliah Umum Uhamka Hadir untuk Sampaikan Pentingnya Memiliki Skill di Industri 4.0 dan Sosial 5.0

Trending Now

Iklan

iklan