Buka Peluang SDM yang Berkompeten, FTII Uhamka Resmikan Bengkel Pos AHASS Uhamka

Selasa, 08 Agustus 2023 | 15:40 WIB Last Updated 2023-08-08T08:40:41Z


KabarPendidikan.id
- Fakultas Tekonologi Industri dan Informatika (FTII) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) meresmikan Bengkel Pos AHASS Uhamka yang berkolaborasi dengan PT Wahana Makmur Sejati, Selasa (8/8).

 

Acara ini turut dihadiri oleh Sundarnoto Abdul Hakim selaku Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) Uhamka, Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Dan Mugisidi selaku Dekan FTII Uhamka,  Oktarina Heriyani selaku Wakil Dekan II FTII Uhamka, Delvis Agusman selaku Kaprodi Teknik Mesin FTII Uhamka, Trisna Roy Pradipta selaku Kepala Biro Keuangan Uhamka, Arry Setiawan selaku Service Enginer PT Wahana Makmur Sejati, Benny Rahman selaku Kepala Bengkel AHASS Uhamka Cijantung, dan stakeholders Uhamka.

 

Dan Mugisidi selaku Dekan FTII Uhamka dalam laporannya menyampaikan pada kesempatan hari ini akan meresmikan bengkel Uhamka yang bekerja sama dengan PT Wahana Makmur Sejati.

 

“Semoga bengkel ini dapat menjadi satu sarana pembelajaran, tidak hanya sebuah bengkel unit usaha tetapi juga saran pembelajaran. Yang nantinya mahasiswa akan mempelajari manajemen bengkel, pengelolaan bengkel, dan mudah-mudahan dapat diadopsi dalam kurikulum yang belum ada,” ujar Dan.

 

Di lain pihak, Arry Setiawan selaku Service Enginer PT Wahana Makmur Sejati mengucapkan terima kasih kepada Uhamka yang telah bekerja sama dengan PT Wahana Makmur Sejati untuk membuka bengkel pos AHASS. Menurutnya, tujuan kerja sama ini ingin membuka luas pos AHASS di berbagai daerah dan karena ingin mendekatkan diri dengan masyarkakat sekitar.

 

“Kedepannya operasional AHASS akan dibantu oleh pak Beni. Jika ada masukan dari Uhamka juga disilakan, kedepannya semoga bisa bertambah pos AHASS di fakultas Uhamka lainnya,” ungkap Arry.

 

Selanjutnya, Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka menuturkan, pembukaan bengkel pos AHASS ini merupakan  Bagian dari rencana statis Uhamka untuk pengembangan progam-progam studi. Ideal nya memang perguruan tinggi itu harus memiliki Teaching Industry yang besar, karena mahasiswa bukan hanya mengasah ilmu di dalam kelas secara teori dan skill tetapi juga mengimplementasikan teori dan skill nya untuk kegiatan yang relevan.

 

“Kami mengupayakan mahasiswa untuk mempraktikan skill nya. Bagaimana prodi mesin dapat mengetahui, melihat perkembangan-perkembangan yang ada. Maka dibutuhkan kerja sama untuk menghubungkan antara pengembangan kurikulum kepada mitra dengan Perguruan tinggi. Di bengkel ini nanti juga ada mahasiswa magang tetapi juga sangat diperlukan teknisi ahlinya menstranfer ilmu nya kepada mahasiswa Uhamka. Inilah harapan Uhamka dengan adanya bengkel ini kedepannya berjalan dengan baik dan intinya kita sama-sama berkomitmen perkembangan sumber daya manusia, untuk mendidik generasi muda menjadikan teknisi yang profesional,” tutur Prof Gunawan.

 

Di akhir, Sundarnoto Abdul Hakim selaku Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) Uhamka dalam tausyiah nya mengutip surah Al Maidah ayat 2 yaitu  tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Perintah Allah Swt untuk saling membangun kerja sama untuk kebaikan atau kemaslahatan dan jangan membangun kolaborasi dengan siapapun juga jika melibatkan pertentangan atau permusuhan. Menurutnya kerja sama yang baik ialah saling memberikan manfaat dan membesarkan kedua belah pihak, bukan sekadar bisnis untuk keuntungan sepihak tetapi dikaitkan dengan kerperluan lain, oleh karena ini masing masing pihak harus paham kebutuhan masin-masing

 

“Karena itu saya menggaris bawahi pesan pak rektor bahwa perlu melakukan pembicaraan lebih detail kesepakatan-kesepakatan antara kedua belah pihak. Saya kira jika kita sepakati Insya Allah Uhamka akan menjadi perguruan tinggi yang kompetitif. Saya menyambut baik bengkel ini untuk membesarkan Uhamka. Untuk menghindari hal hal yang tidak diharapkan, maka sekarang kita melakukan antisipasi kemungkinan-kemungkinan masalah yang muncul dan menyebabkan kerja sama ini tidak berjalan dengan lancar. Dan saya juga mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiasi ini, Insya Allah saya dan BPH uhamka akan mengawal perjalanan ini dengan menjaga nila-nilai Islam Kemuhammadiyahan meskipun ini adalah bengkel,” jelas Sudarnoto.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Buka Peluang SDM yang Berkompeten, FTII Uhamka Resmikan Bengkel Pos AHASS Uhamka

Trending Now

Iklan

iklan