Wapres Dukung Sinergi dengan Industri Produk Halal untuk Perkuat Perbankan Syariah

Jumat, 03 Juni 2022 | 08:22 WIB Last Updated 2022-06-03T04:23:22Z

 


Kabarpendidikan.id
- Ma'ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, mendukung kerja sama antara perbankan syariah dengan ekosistem industri produk halal. Upaya ini dilaksanakan agar memperkuat potensi perbankan syariah nasional.

"Dengan ekosistem industri produk halal memungkinkan industri perbankan syariah dapat mengeksplorasi dan memanfaatkan peluang yang ada," katanya.

Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa konsumsi produk dan layanan halal domestik hampir 15 persen selama periode 2020-2025 menjadikan Indonesia sebagai konsumen halal terbesar di dunia.

"Begitu juga peluang ekspor bagi industri halal, dengan terus meningkatnya konsumsi halal muslim global," ujarnya.

Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah itu menilai kerja sama perbankan syariah juga dapat dengan lainnya, yaitu pengembangan dana sosial keuangan syariah.

Menurutnya, perbankan syariah harus bisa mengoptimalkan pengelolaan dana keuangan syariah dalam bentuk zakat, wakaf, infak, sedekah, termasuk dalam mendorong pengumpulan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), yang kini pertumbuhan dan jangkauannya semakin meluas berkat digitalisasi keuangan.

"Agar mendukung pemanfaatan layanan perbankan syariah oleh ASN dan pegawai BUMN, mencakup di antaranya layanan gaji melalui perbankan syariah ialah dengan bekerja sama proaktif dengan kementerian atau lembaga dan dunia usaha termasuk BUMN," imbuhnya

Dunia pendidikan ialah pilihan kerja sama lainnya. Upaya peningkatan literasi masyarakat sejak dini juga menjadi bagian dari tahap tersebut.

"Perbankan syariah pun perlu berkolaborasi dengan dunia pendidikan untuk menyiapkan SDM yang berkualitas dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah," pungkasnya.

(ADP)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wapres Dukung Sinergi dengan Industri Produk Halal untuk Perkuat Perbankan Syariah

Trending Now

Iklan

iklan