Tingkatkan Mutu Pendidikan; PGSD FKIP Uhamka Soroti Manajerial Pendidikan di Masa Kebiasaan Baru

Senin, 06 Desember 2021 | 17:22 WIB Last Updated 2021-12-06T10:58:39Z

 



Kabarpendidikan.id Mahasiswa PGSD FKIP Uhamka semester VII menggelar Seminar Nasional Pendidikan dengan tema Mengoptimalkan Mutu Manajerial Sekolah di Masa Kebiasaan Baru  pada (4/12) melalui media Zoom Meeting dengan jumlah peserta 762 orang, meliputi Pendidik, Mahasiswa dan Masyarakat Umum. 


Acara ini diselenggarakan guna untuk memenuhi tugas akhir pada mata kuliah Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang diampu oleh dosen Arum Fatayan. Acara seminar pendidikan ini dihadiri langsung Rektor Uhamka Prof Gunawan Suryoputro sekaligus menjadi keynotespeaker pada seminar pendidikan, Dekan FKIP Uhamka Desvian Bandarsyah sekaligus memberikan sambutan dan membuka acara seminar, Kaprodi PGSD Ika Yatri selaku penasihat dan penanggungjawab serta Arum Fatayan selaku dosen mata kuliah MBS sekaligus sebagai pembimbing. 


Kegiatan ini pila dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta yaitu Nahdiana sebagai pemantik acara serta Kholid (education consultant), Hardianto Rektor dari Universitas Pasir Pengaraian dan Arum Fatayan dosen Uhamka yang telah memberikan materi dan pandangannya terhadap mutu manajerial pendidikan sekolah di masa kebiasaan baru.


Dasar mutu pendidikan mempunyai komitmen pada perubahan, pemahaman yang jelas akan kondisi yang ada, mempunyai visi yang jelas terhadap masa depan, mempunyai rencana yang jelas. 


Kholid mengatakan “ciri standar sekolah yang bermutu, indikator kepala sekolah yang bermutu baik serta tips menyusun perencanaan di era New Normal,” tuturnya.


“Aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yaitu berupa kebijakan, model kepemimpinan kepala sekolah, infrastruktur, dan proses pembelajaran. Setiap warga sekolah juga harus bekerja sama dalam memahami kewajiban dan tugas mereka masing-masing. Selain itu, cara jitu meningkatkan dan memajukan mutu sekolah dan peran komitmen guru dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah,”tutur Kholid.


Di lain pihak Arum Fatayan menyampaikan bahwa untuk menjadi kepala sekolah yang bijak dan kompeten memiliki syarat-syarat tertentu agar benar dalam menjalankan amanahnya.


 “Syarat menjadi kepala sekolah, kompetensi kepala sekolah yang harus dimiliki yaitu kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial, tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) kepala sekolah. Upaya peningkatan fungsi manajerial di sekolah dan perilaku inovatif bagi kepala sekolah,” tutur Arum.


Dalam meningkatkan kemampuan manajerial memiliki lima cara. Adapun 5 cara meningkatkan kemampuan manajerial dengan cara: memperkuat kemampuan dalam membuat keputusan, mengolah kesadaran diri, membangun kepercayaan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan melakukan evaluasi.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tingkatkan Mutu Pendidikan; PGSD FKIP Uhamka Soroti Manajerial Pendidikan di Masa Kebiasaan Baru

Trending Now

Iklan

iklan