Ciptakan Inovasi Pendeteksi Pergerakan Janin, Dosen UMB Raih Juara di Qatar

Jumat, 17 Desember 2021 | 11:10 WIB Last Updated 2021-12-17T10:30:33Z

 

Kabarpendidikan.id - Dosen Teknik Elektro Universitas Mercu Buana (UMB) meraih juara tiga dalam lomba inovasi Challenge and Innovation Forum (CIF) yang digelar di Qatar. 


Heru Suwoyo dan timnya membuat inovasi menciptakan aplikasi pendeteksi pergerakan janin dalam kandungan yang diberi nama Nabad dan memenangkan lomba tersebut.


Dengan alat ini, ibu hamil dapat memonitor kesehatan janin dalam rahimnya. Aplikasi Nabad disediakan bersamaan dengan produk lain sebagai sarana penyampaian hasil analisa data yang dikeluarkan melalui telepon genggam.


“Alat tersebut akan memudahkan ibu hamil mengetahui perkembangan janinnya, sehingga sang ibu dapat menerima informasi apakah ibu perlu ke dokter atau tidak,” ujar Heru.


Awalnya, UMB pada Oktober lalu diundang untuk ikut serta pada acara pameran dan lomba inovasi di Qatar. UMB kemudian melakukan registrasi 6 produk inovasi dengan perwakilan 6 orang dosen.


Namun, hanya 2 produk yang lolos ke tahap final setelah melakukan wawancara daring dengan pihak penyelenggara di Qatar.  Kemudian pada awal November diumumkan bahwa UMB mendapatkan kesempatan membawa satu produk inovasi dengan satu pewakilan dosen, yaitu Heru Suwoyo.  


Acara Challenge and Innovation Forum (CIF) di Qatar mempunyai dua agenda, yaitu pameran produk inovasi dan lomba inovasi. Namun, produk dari UMB yang dipamerkan pada acara CIF kali ini belum berhasil menang.


Untuk memenangkan lomba inovasi, Heru kemudian bergabung di dalam tim A bersama ilmuwan dari negara lain, seperti dari Senegal, Yordania, Pakistan, dan Iran. Ada sembilan tim yang dibentuk untuk mengikuti kegiatan lomba inovasi tersebut.


Pada lomba inovasi CIF ini, Heru bersama timnya membuat inovasi dengan menciptakan aplikasi pendeteksi pergerakan janin dalam kandungan. Aplikasi yang diberi nama Nabad ini akan membantu para ibu hamil untuk mendeteksi denyut nadi dan pergerakan janin.


Prestasi Heru menjadi pemicu untuk UMB dalam meningkatkan produk inovasi dari dosen dan mahasiswa agar ke depan bisa ikut serta dalam acara sejenis. Hak kekayaan intelektual dari semua produk inovasi tersebut sepenuhnya diproses dengan ketentuan yang berlaku di Kementerian Hukum dan HAM.


(ADP) 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ciptakan Inovasi Pendeteksi Pergerakan Janin, Dosen UMB Raih Juara di Qatar

Trending Now

Iklan

iklan