Kelangkaan BBM Pertalite Menyebabkan Kelonjakan Harga Pertalite

Minggu, 07 November 2021 | 12:15 WIB Last Updated 2021-11-07T12:25:27Z

 


Kabarpendidikan.id
 Kelangkaan BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU di Sorong, Papua Barat mengakibatkan kenaikan harga pertalite. Disebutkan bahwa pada mulanya harga pertalite dibanderol Rp.30.000/liter, namun saat ini bisa tembus mencapai Rp 50.000/liter di pengecer bensin di sepanjang jalan Kota Sorong.

 

Hamid Amaro sebagai pengusaha BBM eceran di Malanu, Sorong mengungkapkan bahwa fenomena tersebut ia jadikan ladang keuntungan, karena melihat seluruh SPBU Sorong mengalami antrean panjang dan menyebabkan banyak Masyarakat yang memilih membeli bensin eceran.

 

Edi Mangun selaku Unit Manager Communication, Relations, dan CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Sub Holding Commercial Trading, meyakinkan bahwa saat ini pasokan BBM di Sorong sudah mulai normal kembali untuk melayani masyarakat.

 

“Cuaca buruk menyebabkan pergerakan kapal terkendala dalam pengdistribusiannya, sehingga proses pengisian BBM sedikit terkendala karena harus dikendalikan untuk tetap penyediaan pasokan BBM,” ujarnya.

 

Ia juga mengungkapkan permintaan maaf atas kelangkaan BBM di wilayah Sorong dan menyatakan bahwa pengisian BBM di Sorong dan sekitarnya telah terorganisasi agar situasi dapat kembali seperti semula.

 

Edi menambahkan bahwa pihaknya tidak dapat menindak oknum dalam kasus penjual eceran yang menarifkan BBM hingga Rp 50.000/liter. Semua itu ia serahkan kepada aparat yang berwenang didalamnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kelangkaan BBM Pertalite Menyebabkan Kelonjakan Harga Pertalite

Trending Now

Iklan

iklan